Polisi Mulai Selidiki Dancing Fountain

555

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Polres Magelang Kota mulai menyelidiki terhadap keberadaan air mancur menari atau dancing fountain yang terletak di Alun-alun Kota Magelang. Penyelidikan ini didasari dengan adanya dugaan ketidakwajaran pembangunan, baik nilai anggaran hingga proses pengerjaannya.

“Masalah dancing fountain tersebut saat ini memang sedang kami selidiki. Kami masih menelisik dugaan-dugaan di seputar pembangunan dancing fountain hingga saat ini,” tegas Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan. Terlebih, anggaran pembangunan dancing fountain yang sangat besar. Belum lama diresmikan, wahana hiburan baru tersebut ditutup untuk diperbaiki.

Kristanto menegaskan, pihaknya sangat serius dalam menyelidiki dugaan kasus dancing fountain. Bahan Polres sudah memanggil Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setyaningsih selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan dancing fountain. “Bahkan kami juga sudah menerjunkan saksi ahli dalam penyelidikan dugaan kasus dancing fountain,” tandas Kristanto.

Saat disinggung mengenai adanya penyalahgunaan administrasi maupun dugaan korupsi, Kristanto enggan menjelaskan lebih lanjut. Sebab pihaknya masih mengumpulkan data-data dan keterangan. Mengenai proses administrasi penganggaran dancing fountain yang diduga bermasalah, Kristanto menegasan, itu bukan menjadi kewenangannya.

“Kami fokus pada hasil fisik bangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi serta proses pengerjaannya. Terlebih proses pengerjaan dancing fountain malah disubproyekkan, jelas ini ada sesuatu,” ujar Kristanto.

Sementara itu, Yetty Setyaningsih, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon maupun whatsApp, tidak memberikan respon atau jawaban. (had/ton)