Jangan Tinggalkan Pembakaran Sampah

190

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membakar sampah. Pasalnya musim kemarau bisa memicu bencana kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal Subarso mengatakan, kemarau panjang menyebabkan benda-benda mengering. Sehingga mudah terbakar ketika tersulut api. Ditambah angin kencang, api akan cepat merambat.

“Makanya ketika membakar sampah di halaman harus ditunggui dan dipastikan api telah padam saat akan ditinggal. Selain itu jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih ada bara apinya sembarangan. Karena bisa menyebabkan kebakaran,” katanya, Kamis (23/8).

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek instalasi listrik di rumahnya masing-masing. Dikhawatirkan ada kabel yang mengelupas dan dapat memicu terjadinya kebakaran. Pastikan juga saat akan meninggalkan rumah, semua alat listrik telah dipadamkan.

Sejumlah kebakaran selama musim kemarau tahun ini, kebanyakan disebabkan korsleting listrik serta api dari kompor maupun lilin. “Bila terjadi kebakaran, jangan panik, langsung hubungi pemadam kebakaran dengan memberikan keterangan alamat lengkap,” tandasnya.

Kasi Operasional dan Pengendalian (Opdal) Damkar, Syaiful Huda mengatakan, selama musim kemarau hingga Agustus sekarang telah terjadi 18 kejadian kebakaran. Baik yang menimpa rumah, tempat usaha maupun hutan dan lahan perkebunan.

Ia mencontohkan, pada Minggu (19/8) lalu di Kabupaten Kendal sempat terjadi tiga kasus kebakaran. Kejadian pertama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono Kaliwungu Selatan, sekitar pukul 15.30 WIB. Belum diketahui penyebab kebakaran pada tumpukan sampah yang menggunung.

“Kemungkinan karena cuaca yang cukup panas, sehingga tumpukan sampah yang kering mudah terbakar,” katanya. Kejadian tersebut bisa diatasi oleh 2 mobil Damkar dari Unit Damkar Kaliwungu dan Unit Damkar Pantura Kendal.

Kebakaran kedua terjadi di lahan alang-alang tempat menyimpan serbuk kayu milik Ari di Desa Kaligading RT 04 RW 02 Dusun Masiran Kecamatan Singorojo.  Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB itu diduga karena pembakaran sampah. Kebakaran dapat diatasi setelah ditangani oleh dua Unit Damkar sektor Boja.

Kejadian kebakaran ketiga terjadi Desa Sukorejo RT 05 RW 01 Kec Sukorejo, yaitu tumpukan bambu di atas dak rumah milik Wiok. Kebakaran tersebut berhasil ditangani dua unit Damkar sektor Sukorejo. (bud/ton)