Besok, Jalan Pemuda Boja Ditutup 5,5 Jam

376
JUMPA PERS: Sekda Kendal, Mohamad Toha saat menyampaikan rencana pelaksanaan Karvanal Budaya Boja, di Operational Room Setda Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUMPA PERS: Sekda Kendal, Mohamad Toha saat menyampaikan rencana pelaksanaan Karvanal Budaya Boja, di Operational Room Setda Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Masyarakat Boja dan sekitarnya diminta bisa menghindari jalur di sekitar Jalan Pemuda, Sabtu (25/8) besok. Pasalnya, jalan akan ditutup selama pelaksanaan Karnaval Budaya.

“Jalur yang akan digunakan untuk karnaval akan kami tutup total,” kata Sekda Kendal, Mohammad Toha, Kamis (23/8).

Rute karnaval berada di sepanjang Jalan Pemuda. Dimulai dari pertigaan Jalan Pramuka menuju Pasar Boja dan akan berakhir di Balai Desa Bebengan. Karnaval akan dimulai pukul 13.00-17.30 WIB. “Penutupan jalan akan dimulai pukul 12.00 WIB sampai selesai pelaksanaan acara.

Selama pelaksanaan karnaval, jika ada pengguna jalan yang melintas, akan dialihkan. Pengalihan arus akan dilakukan petugas Dishub Kendal bersama Polri, TNI serta Satpol PP dengan membuat rekayasa lalu lintas.

Kepala Dishub Kendal Suharjo mengatakan, sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi pengguna jalan yang melintas. Rekayasa lalu lintas ini sangat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan jalan. “Rekayasa lalu lintas ini sudah kami lalukan survei, dan kami pastikan aman untuk dilalui kendaraan. Maka, kami minta kepada masyarakat untuk mematuhi rambu yang ada dan petugas yang memberikan petunjuk arah. Tapi memang harus menempuh jarak yang agak jauh, karena harus memutar,” tandasnya.

Bagi masyarakat dari arah Sukorejo yang akan menuju Kendal atau Semarang, akan dialihkan melalui jalan Bebengan-Somopuro-Gentan Lor-Simpang Kolam Renang Boja- Lamerding- Kendal atau Semarang. Jarak yang ditempuh sepanjang 10,2 kilometer.

Sedangkan dari Kota Semarang menuju Sukorejo, akan dialihkan menuju pertigaan Genuk – Meteseh – Simpang Lamerding– Somopuro – Bebengan dengan jarak tempuh 8,5 kilometer. Sedangkan dari Semarang menuju Limbangan dialihkan ke Terminal Cangkiran-Tamanrejo-Sekatul-Limbangan sepanjang 9 kilometer.

Arah Limbangan dan Sumowono ke Semarang dialihkan ke Sekatul – Tamanrejo – Cangkiran – Mijen/Jrakah . Sementara arah Limbangan/Sumowono – Kendal dialihkan ke Jalan Sekatul – Tamanrejo – Cangkiran – Mijen sepanjang 9 kilometer.

“Arah Limbangan dan Sumowono menuju Sukorejo, khusus kendaraan kecil melalui Kali Gading – Blimbing – Masiran – Bebengan sepanjang 6,7 kilomter. Sedangkan untuk kendaraan besar melalui Sekatul – Tamanrejo-Cangkiran – Meteseh – Bebengan sepanjang 17 kilomter,” papar Suharjo.

Petugas pengamaman yang telah disiapkan ada sebanyak 130 personel. Rinciannya, dari 20 persenoel Polri, 10 personel TNI, 30 personel Dishub dan 70 personel Satpol PP. “Bagi masyarakat umum yang akan menyaksikan karnaval diharapkan maksimal satu jam sebelum acara sudah datang. Karena setelah jalan kami tutup, maka masyarakat tidak bisa masuk,” tambahnya.

Toha menambahkan, total ada 20 kelompok perwakilan kecamatan yang mengikuti karnaval. Selain itu ada 5 utusan kontingen seni dari luar kabupaten. Yakni dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Batang, Magelang dan Temanggung. (bud/ton)