Pengerjaan Taman Indonesia Kaya Molor

288
IKON SEMARANG : Peresmian Taman Indonesia Kaya molor dari target yang telah dijadwalkan. Saat ini kontaktor masih dalam tahap finishing. (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Peresmian dancing fountain (air mancur menari) di area Taman Indonesia Kaya molor. Taman tersebut, sedianya akan diresmikan oleh Wali Kota Semarang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, Jumat (17/8) lalu.

Kabid Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Atik Nabila mengatakan, peresmian tidak jadi dilakukan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan lantaran pengerjaan Taman Indonesia Kaya belum selesai.

“Peresmian air mancur Taman KB tidak jadi, diundur karena Taman Indonesia Kaya belum siap. Nanti peresmiannya menunggu kesiapan,” kata Atik kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (20/8).

Atik menjelaskan, pengerjaan air mancur menari sebenarnya sudah selesai 100 persen. Bahkan air mancur tersebut sudah siap diperasikan. Namun, pengoperasian dancing fountain masih menunggu peresmian yang akan dilakukan berbarengan dengan taman bantuan dari Djarum Foundation itu.

Air mancur menari tersebut dibangun di dua titik di lokasi Taman Indonesia Kaya. Dalam pembangunannya menggunakan dana dari APBD Kota Semarang senilai Rp 3,8 miliar. Sementara pembangunan Taman Indonesia Kaya murni dari CSR Djarum Foundation.

“Kemungkinan bulan September peresmiannya,”imbuh Atik.

Terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi Sempat melakukan pengecekan terhadap proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya yang dulunya dikenal sebagai Taman KB di Kawasan Menteri Supeno, Semarang.

Pada pengecekan progres pengerjaan air mancur menari, Hendi, sapaan akrab Wali Kota optimis jika Taman Indonesia Kaya bisa diresmikan pada pertengahan Agustus 2018 atau tepatnya pada malam peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Saat ini Taman Indonesia Kaya belum bisa diakses oleh masyarakat umum karena belum 100 persen selesai pengerjaanya meskipun sudah berfungsi sebagaimana mestinya. Air mancur menyala dengan indah dengan berbagai warna sorot lampunya.

“Hanya mungkin kita belum bisa membuka ini untuk umum, dengan pertimbangan lokasi di sekitar sini dalam penyelesaian Taman Indonesia Kaya, nanti akan kita buka secara umum, secara bersama-sama,” pungkas Hendi. (tsa/zal)