Joe Taslim: Iko Uwais Lebih Keren daripada Mark Wahlberg di Mile 22

6823

JawaPos.com – Setelah sukses menggelar gala premiere-nya di Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu, film Mile 22 kembali mendulang sukses yang sama di Indonesia. Pada gala premiere yang digelar Senin (20/8) malam, sejumlah respon positif pun berdatangan. Salah satunya dari aktor laga Indonesia, Joe Taslim.

“Dia (Iko) di sini keren banget. Karakternya kuat banget dan emang kelihatan banget kalau film ini buat Iko. Bener seperti Peter Berg bilang, bahwa dia bikin film ini karena Iko. Dan saya udah nonton filmnya dua kali. Emang bener sih, Mark Wahlberg aja kurang keren, kerenan Iko Uwais. Bam!” kata Joe di gala premiere film Mile 22 di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/8) malam.

Mile 22 disutradarai Peter Berg dan sudah ramai diperbincangkan di Indonesia sejak Iko diketahui terlibat di dalamnya. Berg mengajak Iko dan Rousey terlibat di filmnya lantaran tertarik dengan kiprah mereka di dunia perfilman.

MILE 22 Official Trailer (2018) Mark Wahlberg, Iko Uwais, CL (YouTube/Movie Trailers Source)

“Saya penggemar berat karya-karya Gareth Evans, dan Iko terlibat di kedua film The Raid karyanya,” kata Berg melalui video.

Dalam film Mile 22, Iko Uwais beradu peran dengan sejumlah aktor dan aktris bernama besar seperti Mark Wahlberg,John Malkovich, Lauren Cohan, hingga atlet martial art kenamaan Ronda Rousey.

Mile 22 bercerita tentang agen CIA yang diminta mendampingi aset perjanjian. Kemudian, Wahlberg (James Silva) bersama aktor Lauren Cohan, John Malkovich (Bishop) dan Ronda Rousey (Sam Snow) terlihat memperbincangkan sebuah misi dan memperdebatkan kehadiran Iko Uwais yang diketahui mereka adalah seorang informan.

Tak lama, terlihat Iko Uwais yang berperan sebagai Li Noor, keluar dari mobil dan menerobos kedutaan besar Amerika. Dia menunjukkan identitasnya pada pasukan yang berjaga. Kemudian, dia pun diborgol dan diinterogasi.

Di adegan-adegan selanjutnya, Wahlberg pun terlihat menggiring dan mengawal Li Noor yang diborgol. Mau tak mau, mereka mempercayai kode aset mereka pada Li Noor untuk ditukar dengan kebebasannya dari negara tersebut.

Pihak intelijen Amerika sadar bahwa Li Noor bukan orang sembarangan. Pasalnya, sejak tiba di kedutaan besar, pihak intelijen Rusia telah mengincar nyawanya. Karenanya, misi mengantar Iko untuk meninggalkan Amerika dipenuhi baku hantam memperebutkan Li Noor. Pihak Rusia, ingin Li Noor mati. Setidaknya, pihak intelijen Amerika dibuat percaya soal itu.

Bagaimana kelanjutan kode dari aset berharga tersebut? Benarkah Li Noor dapat dipercaya? Temukan jawabannya di film Mile 22 yang tayang di bioskop Indonesia mulai 21 Agustus 2018.

(yln/JPC)