Tingkatkan Personel, Antisipasi Kebakaran Hutan

227
BELAJAR BARENG : Sebanyak 23 siswa dari Kalimantan Barat mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) belajar bareng di kawasan hutan wisata Gedung Songo, kemarin. (ISTIMEWA)
BELAJAR BARENG : Sebanyak 23 siswa dari Kalimantan Barat mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) belajar bareng di kawasan hutan wisata Gedung Songo, kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mamasuki musim kemarau, Perum Perhutani berusaha meminimalisir kebakaran hutan di wilayah Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan pengamanan personel di kawasan hutan milik Perhutani dan menggalang kampanye mengurangi pengunaan plastik yang tidak ramah lingkungan.

Kadivre Perum Perhutani Jateng, Bambang Catur Wahyudi mengatakan bahwa pihaknya untuk mengantisipasi kebakaran hutan, melibatkan internal Perhutani, Basasrnas, BPBD dan warga yang tinggal di sekitar hutan.

“Antisipasi kebakaran hutan, juga kami dilakukan di lingkungan hutan wisata terutama di kawasan lereng gunung atau kawasan sabana. Pemotongan rumput dan ilalang juga dilakukan agar meminimalisasi kebakaran,” katanya saat menyambut 23 siswa dari Kalimantan Barat, kemarin.

Kepala Administratur Perum Perhutani Kedu Utara, Erwin mengungkapkan jika kebakaran hutan kerap terjadi, tidak hanya di daerah yang tanahnya kering, namun karena banyaknya pengunjung hutan wisata yang merokok dan membuang puntung rokok sembarangan. “Kami melakukan zonasi untuk kawasan hutan wisata dan permukiman yang beredekatan dengan hutan,” ujarnya.

Salah satu wana wisata yang dilakukan zonasi adalah di wana wisata Gedung Songo, Perhutani sengaja menempatkan atau area merokok di sisi tengah yang dilapisi rumput pendek dan hijau. Wilayah Kedu Utara memiliki kawasan hutan yang mayoritas berada di lereng bukit. “Ada beberapa kasus kebakaran. Namun angkanya belum terlalu besar di banding tahun lalu,” jelasnya. (den/ida)