Seru, Panjat Pinang Peserta Cewek

801
BEREBUT HADIAH: Lomba panjat pinang yang digelar di Ferris Club Perumahan Citra Grand, Mangunharjo, Semarang, kemarin. Dari 10 pinang, satu di antaranya pinang khusus peserta cewek. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEREBUT HADIAH: Lomba panjat pinang yang digelar di Ferris Club Perumahan Citra Grand, Mangunharjo, Semarang, kemarin. Dari 10 pinang, satu di antaranya pinang khusus peserta cewek. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Panjat pinang masih menjadi lomba paling seru setiap kali digelar untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI. Seperti yang digelar di Ferris Club, kompleks Perumahan Citra Grand, Kelurahan Mangunharjo, Tembalang, Minggu (19/8).  Lomba yang digelar mulai pukul 15.00 tersebut menjadi tontonan paling menarik. Apalagi ada 10 pinang lengkap dengan berbagai hadiah menarik yang disiapkan panitia.  Dari 10 pinang tersebut terdapat satu pinang setinggi 5 meter yang khusus peserta wanita.  Sedangkan 9 pinang lainnya setinggi 9 meter untuk peserta laki-laki.

Adegan saat peserta memanjat pinang yang licin oleh gebyuran oli ini yang kerap memancing tawa penonton. Sebab, tak sedikit peserta yang tiba-tiba jatuh meluncur ke bawah lantaran tak bisa menjaga keseimbangan. Ada pula yang saking semangatnya, mendadak celana melorot lantaran manjadi pijakan kaki temannya.

Menurut ketua panitia lomba, Andi Kusnadi, dalam lomba panjat pinang itu, setiap kelompok terdiri atas 4 orang dengan durasi waktu setiap tampil 20 menit. Jika dalam tempo waktu itu gagal, maka akan digantikan kelompok lain. Begitulah seterusnya, hingga ada kelompok yang berhasil mencapai puncak.

“Jadi, peserta bergantian setiap 20 menit. Tetapi kalau sampai pukul 17.00 masih belum ada kelompok yang bisa sampai puncak, maka setiap kelompok akan ditambah menjadi 5 orang,” jelasnya.

Setelah berhasil sampai puncak, setiap kelompok dibatasi saat mengambil hadiah. Sisa hadiah akan diperebutkan kelompok lain. Panjat pinang dengan peserta cewek kemarin banyak mencuri perhatian warga. Meski pinangnya lebih pendek, namun tetap saja sulit mencapai puncak. Karena rata-rata peserta posisi paling bawah, tak kuat menahan beban tiga teman di atasnya. Ada juga peserta paling atas, tak mampu menjangkau pijakan bambu yang dipasang di bawah gantungan hadiah.

“Awas hati-hati manjatnya, jangan sampai jatuh lho Mbak,” seru salah satu panitia lomba.

Salah seorang peserta, Arif Budiman, mengaku saat awal sangat sulit mencapai puncak, karena pinang masih banyak olinya. Tetapi setelah dipanjat beberapa kali, pelumas akan hilang, sehingga tidak terlalu licin lagi.

“Awalnya untuk mencapai puncak memang sangat sulit karena olinya masih banyak, tetapi setelah banyak yang naik, oli akan hilang hingga mempermudah memanjat pinang,” katanya.

Andi Kusnadi menambahkan, selain panjat pinang, event pitulasan ini juga dimeriahkan lomba ngesot pakai karung, makan kerupuk mlempem, pukul air, dan sepakbola perempuan. “Ini even rutin setiap tahun. Tahun ini yang kedua setelah digelar Agustus tahun lalu,” ujarnya. (hid/aro)