Pengusaha Hotel Tak Ingin Perang Tarif

1113
KOMPAK : Seluruh anggota Jogja and Central Java Hotels Association (JCJHA) berfoto bersama usai menggelar pertemuan di Limaran Sporty Bar, beberapa waktu lalu. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
KOMPAK : Seluruh anggota Jogja and Central Java Hotels Association (JCJHA) berfoto bersama usai menggelar pertemuan di Limaran Sporty Bar, beberapa waktu lalu. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pengusaha perhotelan di Jawa Tengah dan Jogjakarta bersinergi membesarkan sektor pariwisata. Mereka tergabung dalam suatu wadah, Jogja and Central Java Hotels Association (JCJHA) menyatakan siap memecahkan isu-isu panas bisnis perhotelan yang selama ini dianggap menghambat kemajuan usaha.

“Salah satunya, kita hadir untuk menepis isu-isu peperangan harga (tarif hotel, Red),” kata Ketua JCJHA, Sugeng Sugiantoro yang juga General Manager (GM) MesaStila Resort & Spa, beberapa hari lalu saat pertemuan anggota JCJHA, di Limaran Sporty Bar, Grand Artos Hotel & Convention Magelang.

Menurut Sugeng, saat ini bukan waktunya antarhotel berkompetisi. Sebaliknya, justru harus bekerja sama agar bisnis tersebut tetap hidup.

“Tapi kita berkomitmen meningkatkan kualitas produk dan service, supaya tamu itu tidak lagi menginginkan harga, tapi menginginkan kualitas,” tuturnya.

Ia yakin, hal itu dapat terwujud. Apalagi, sudah 30 hotel berbintang dan resort ikut asosiasi ini. Seluruh informasi, juga promo-promo hotel dan resort tersedia di website resmi JCJHA. Namun ia menegaskan, bahwa fungsi portal website tersebut tidak untuk berjualan. Melainkan untuk mendongkrak promosi saja.

“Di website ini juga ada turis atraksi, jadi tempat-tempat mana saja yang direkomendasikan untuk dikunjungi baik di Jogjakarta maupun di daerah Jawa Tengah. Dan website ini hanya untuk informasi saja, tidak melayani penjualan,” tambahnya. (put/lis)