Karnaval Mobil Hias Sedot Perhatian Penonton

591
SEMARAK : Karnaval mobil hias yang digelar Pemkab Wonosobo Sabtu, (18/8) pagi menarik perhatian masyarakat setempat. Ajang ini ditunggu-tunggu warga sebagai sarana hiburan. (Sigit Rahmanto/ Radar Kedu)
SEMARAK : Karnaval mobil hias yang digelar Pemkab Wonosobo Sabtu, (18/8) pagi menarik perhatian masyarakat setempat. Ajang ini ditunggu-tunggu warga sebagai sarana hiburan. (Sigit Rahmanto/ Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Ribuan masyarakat Wonosobo tumpah ruah di sepanjang jalan protokol untuk menyaksikan karnaval tematik mobil hias 2018 Sabtu (18/8). Acara yang digelar Pemkab Wonosobo ini digelar tiap tahun. Sehingga menjadi hiburan yang ditunggu-tunggu warga kota dingin tersebut.

Warga rela meski harus berdesak-desakan agar bisa menyaksikan berbagai hasil kreativitas peserta karnaval. Salah satu warga Selomerto, Eko Prasetyo yang datang bersama anak dan istinya mengaku sangat senang dengan karnaval.

Meski harus berdesakan mereka senang melihat hal-hal yang unik. “Ini sangat menghibur. Meski tak ada tempat duduk, dan saya harus membopong anak agar bisa melihat, tak apa-apa, anak saya suka sekali,” katanya.

Dengan tema Guyup Rukun Mbangun Wonosobo, para peserta mengangkat segala tradisi, kebudayaan, adat istiadat, inovasi yang ada di Kabupaten Wonosobo. Mobil yang dihias dengan berbagai ornamen, menyusuri sejauh 7 km. Dimulai dari titik awal di Jalan Tumenggung Jogonegoro, kemudian menyusuri Jalan Ahmad Yani, sampai Jalan Diponegoro dan berakhir di Jalan Sabuk Alu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro menjelaskan karnaval mengambil subtema, menggali potensi untuk Wonosobo sejahtera, bersatu untuk mandiri dan Wonosobo peduli HAM berbasis kearifan lokal. “Ini agar menunjang kreativitas masyarakat Wonosobo dalam melakukan inovasi dalam berbagai sektor. Syukur, atas pertunjukan ini, seluruh masyarakat Wonosobo menjadi lebih mengerti akan kekayaan tradisi, kultur dan budaya kita sendiri,” ujarnya.

Acara yang diikuti sekitar 2.000 terdiri dari berbagai unsur. “Kita wajibkan bagi seluruh kecamatan untuk ikut. Ada dari TNI, dinas-dinas serta berbagai unsur lainya,” imbuhnya.

Seorang wisatawan Karina dan 4 temannya mengaku baru pertama kali berkunjung ke Wonosobo, dan sangat beruntung dapat menyaksikan karnaval ini. “Setidaknya siapapun yang melihat akan dapat mengetahui Wonosobo kaya akan potensi,” ungkapnya. (cr1/lis)