Ingin Menari di Jerman

171
Deva Marsiana (Dokumen pribadi)
Deva Marsiana (Dokumen pribadi)

RADARSEMARANG.COM – TAK hanya cantik, Deva Marsiana juga memiliki talenta di bidang tari, musik, akting, dan modeling.  Perempuan kelahiran Banyumas ini telah berkecimpung di seni tari sejak TK. Deva yang kakeknya seorang dalang  mengaku menyukai tari mengikuti jejak kakaknya. “Waktu kecil kakakku ikut les di sanggar tari. Akhirnya aku ikut-ikutan,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswi Prodi Pendidikan Seni Tari Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini pernah menyabet beberapa penghargaan di seni tari. Seperti Juara 2 Tari Banyumasan Tingkat eks Karesidenan Banyumas, Juara 1 Lomba Tari Tingkat Kabupaten Brebes dan Juara 3 Tari Banyumasan Tingkat Kabupaten Banyumas.

Selain itu, ia juga sering diundang tampil ke berbagai acara, seperti menari di depan Presiden Jokowi, menari saat acara peresmian Kawasan Industri Kendal yang juga dihadiri Presiden Jokowi, menari di Karimunjawa, hingga menari di acara final Pemilihan Denok Kenang Semarang 2018.  “Yang belum terwujud adalah menari di luar negeri. Pengin nari di Jerman, soalnya aku sekeluarga seneng banget sama timnas Jerman,” ucapnya sambil tertawa.

Deva juga terjun di dunia modeling. Kebetulan sejak kecil, dia sudah senang dipotret. Saat ini, gadis kelahiran 14 Maret 1996 tersebut tengah mengerjakan skripsi. Ia mengaku ingin melanjutkan studi S2 dan memiliki sanggar tari. Kini, selain kuliah, ia kerap menerima job menari, akting, menyanyi, dan modeling. Tak lupa, ia rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. “Aku suka basket,” katanya.

Apa kuliahnya tidak keteteran? “Alhamdulillah kuliah masih bisa cumlaude. Kalau capek sih capek, tapi karena udah biasa dan senang  ya jadinya ringan. Pokoknya, harus pinter-pinter bagi waktu,” ujar perempuan yang mengidolakan Agnez Mo ini. (mg11/aro)