Pesta Rakyat Dibuka, 3 Aplikasi Diluncurkan

131

RADARSEMARANG.COM, PEMALANG–Sabtu (18/8) pagi ini, Pesta Rakyat 2018 dibuka. Kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Tengah itu akan berlangsung hingga Senin (20/8) mendatang, di Kabupaten Pemalang.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP mengungkapkan, pada pembukaan Pesta Rakyat di Panggung Utama Sirkuit Pantai Widuri, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP akan meluncurkan tiga aplikasi pelayanan publik. Yakni, Jaringan Informasi Pelayanan Publik (JIPP), Sistem Informasi Desa (Sidesa), serta Jateng SLIM (Sistem Layanan Informasi Mobile).

Ditambahkan, JIPP yang diinisiasi Biro Organisasi dan Kompak tersebut sebagai media kerja sama antarlembaga dalam pengembangan informasi pelayanan publik. Selain itu, bisa untuk ajang saling belajar dan bertukar informasi tentang praktik dan program inovatif yang menjadi solusi atas permasalahan pelayanan publik. Pada situs jipp.jatengprov.go.id tersebut juga ada dokumentasi pelayanan publik yang telah teruji sesuai kriteria Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

“JIPP di Jawa Tengah telah dimanfaatkan dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2018 yang 10 terbaiknya akan diumumkan pada pembukaan Pesta Rakyat. Melalui JIPP, inovasi pelayanan publik akan tumbuh subur, sehingga diharapkan dapat semakin memajukan provinsi jawa tengah sekaligus mencegah korupsi di Jawa Tengah,” terangnya.

Ditambahkan, Sidesa Jateng merupakan pusat data, informasi dan forum komunikasi penyelenggaraan pemerintahan desa yang terintegrasi di Jawa Tengah. Tujuannya untuk meningkatkan transparansi pemerintahan desa, di mana masyarakat bisa mengakses informasi di wilayahnya sekaligus dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan pemerintah desa. Untuk memanfaatkan itu, silakan kunjungi sidesa.jatengprov.go.id.

Jateng SLIM, terang Sekda, merupakan aplikasi layanan informasi publik berbasis android yang dikembangkan di era milenial, di mana sebagian besar masyarakat mengakses informasi melalui smartphone. Sistem tersebut menjadi sumber informasi yang cepat, tepat, dan akurat. Layanan yang tersedia di antaranya, profil PPID utama, informasi publik, layanan PPID, berita jateng, portal data Jateng, dan e-monev Jateng.

“Ketiga sistem IT itu di-launching dengan harapan komunikasi tidak harus melalui forum rapat. Aspirasi, koreksi, masukan bisa dari mana saja dan kapan saja,” tutur Sri Puryono.

Menurutnya, Pada acara itu nantinya juga diberikan bantuan jaminan sosial Program Kartu Jawa Tengah Sejahtera (KJS) secara simbolis, serta pengumuman dan penghargaan kepada empat SKPD Provinsi Jawa Tengah sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2017.

Usai pembukaan, terangnya, berlangsung sejumlah kegiatan. Mulai dari Festival Dolanan Anak di Lapangan Widuri, di mana masyarakat diajak bermain egrang, gasingan, gobag sodor, dan dakon, yang sudah jarang dimainkan anak-anak di era digital ini.

“Selain mengingatkan kembali pada nostalgia masa lalu para orang tua, permainan itu juga mengandung banyak makna. Pertama, mendekatkan orang tua pada anak dan sebaliknya, kemudian mengajarkan bahwa kerja tidak bisa individual melainkan ada kerja sama. Makna lainnya, mendekatkan birokrat dengan masyarakat,” kata mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah ini.

Pada hari yang sama juga ada aneka pertunjukan musik dengan band lokal. Ada pula event sportainment melalui Festival Olahraga Rekreasi Daerah di Lapangan Widuri, Lomba Basket 3 on 3 di SMAN 1 Pemalang, Gowes Pemalang dari Stadion Mochtar dengan jarak 14 kilometer, serta Pemalang Night Run dari Pantai Widuri. (kom/ida)