KREATIF: Mahasiswa Untidar dengan produk Mochicari buatannya. Yakni paduan kue mochi dengan selai carica. (IST)
KREATIF: Mahasiswa Untidar dengan produk Mochicari buatannya. Yakni paduan kue mochi dengan selai carica. (IST)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Terobosan baru dilakukan untuk mengolah buah carica. Jika biasanya carica hanya dijadikan menjadi manisan dan keripik, kini carica dapat dikombinasikan dengan mochi. Umumnya mochi hanya berisi kacang dan coklat, namun di tangan tim PKM-K Mochicari yang didanai Kemenristekdikti, bisa menggabungkan antara makanan populer dan makanan daerah yaitu mochi yang berisi selai carica.

Tim PKM-K Mochicari Universitas Tidar (Untidar) terdiri dari Rihmayati Aisah (S1 Agroteknologi), Shara Thaharah Ningsih (S1 Agroteknologi), Farahifa Risdana Putri (S1 Agroteknologi), Laili Hidayani (S1 Pendidikan IPA) dan Oktaviani Sri Rahayu (S1 Bahasa Inggris).

Buah carica asal Wonosobo ini mengandung vitamin A, B, B kompleks, C, dan E untuk penangkal sinar UV. Manfaat utamanya adalah melancarkan proses pencernaan karena mengandung serat tinggi. Produk mochicari memiliki cita rasa yang antimainstream, karena perpaduan ini menghapus mindset masyarakat yang menganggap olahan carica hanya dalam bentuk manisan.

Keunggulan dari produk Mochicari dari mochi yang lain adalah, isinya selai carica. Maka orang yang memakan mochicari akan merasakan dua sensasi yaitu sensasi Jepang dan Wonosobo. “Produk Mochicari ini harus ada tulisan asli Wonosobo, supaya orang yang membeli, tahu bahwa ini khas Wonosobo. Nggak usah ngomong lagi dari Wonosobo, ini rasanya enak. Buatlah kemasan yang lebih tradisional, karena Wonosobo mempunyai makanan khas yang disukai turis. Jadi jika belum membawa Mochicari berarti belum ke Wonosobo,” pesan Kabid Pemberdayaan Kemenpora Dr Ir Sutrija ketika ditemui di acara seminar kewirausahaan di Universitas Tidar belum lama ini.

Inovasi olahan Mochicari ini dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas negeri di atas awan. Di sisi lain, pendapatan petani carica juga akan meningkat. Karena minat wisatawan akan buah carica dapat diterima pasar. (*/sct/lis)