Kampung Malon Tingkatkan Nasionalisme

221
KHIDMAT : Upacara bendera 17 Agustus di halaman Ponpes SGJB, Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (17/8) kemarin. (IDA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHIDMAT : Upacara bendera 17 Agustus di halaman Ponpes SGJB, Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (17/8) kemarin. (IDA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Warga Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang turut menggelar upacara 17 Agustus dengan khidmat dalam HUT RI ke-73, di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Gunung Jati Baalawy (SGJB), Jumat (17/8) kemarin. Upacara diikuti oleh para santri Ponpes SGJB, siswa SMK SGJB, Karang Taruna Kampung Malon, PKK Kampung Malon dan pejabat di lingkungan Kecamatan Gunungpati. Hadir juga Pengasuh Ponpes SGJB, KH Masroni.

Dalam kesempatan tersebut, Bintara Tinggi Urusan Dalam (Batituud) Koramil Gunungpati, Mulyadi yang menjadi inspektur upacara merasa gembira, masyarakat kampung dan pondok pesantren menggelar upacara bendera 17 Agustus. “Ini salah satu langkah menumbuhkan rasa nasionalisme bagi generasi muda. Harapannya bisa menjaga persatuan dan kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Mulyadi yang dibenarkan Anggota Babinkamtibmas Polsek Gunungpati, Aan Setyawan.

Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi juga membacakan pidato Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Saat ini, pembangunan Kota Semarang semakin menunjukkan kemajuan positif atas kolaborasi antara pemerintah pengusaha, pewarta dan penduduk. Bahkan, telah melahirkan berbagai proyek sinergitas di Kota Semarang mulai dari Kampung Tematik, Kampung Pelangi, revitalisasi hutan wisata, dan lainnya.

Dijelaskan pula, tahun 2019 mendatang bangsa Indonesia dihadapkan konsolidasi demokrasi berupa Pileg DPRD, kabupaten/kota, provinsi dan DPD pusat hingga pemilihan presiden. “Berbeda pilihan pasti ada, namun jangan sampai perbedaan itu mencerai-beraikan bersaudara,” harapnya.

Sementara itu, KH Masroni menambahkan bahwa upacara 17 Agustus di Kampung Malon untuk menumbuhkan jiwa nasionalime bagi warga Kampung Malon maupun generasi mudanya. Harapannya, generasi muda tak melupakan jasa para pahlawan yang telah menumpahkan darah dan jiwa raganya demi kemerdekaan Indonesia. “Kami mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa ini,” katanya. (sct/ida)