Bisnis Hijab dari Uang Saku

448
Sara Ima Sa’diyah (DOKUMEN PRIBADI)
Sara Ima Sa’diyah (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – DI sela kuliah, Sara Ima Sa’diyah menjalankan bisnis hijab. Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Salatiga ini mengusung brand Isyarah Customade Hijab. Sebelumnya, ia menekuni dunia model. Banyak prestasi diraih saat menjadi model. Ia pernah juara fashion show Putri Muslimah Shopie 2014, juara I fashion show IAIN Salatiga 2016, dan tahun lalu menjadi model di buku ‘how to be a hijab model’ karya Linda Octasalvia. “Setelah merasa bosan jadi model, saya memilih mencoba bisnis. Apalagi dulu waktu Sekolah di MAN pernah punya pikiran untuk jualan hijab,” kata Sara kepada Jawa Pos Radar Semarang. Minggu (12/8).

Ia merintis bisnis hijab saat masih kuliah semester dua. “Modal awal dari uang saku,” ucapnya.

Sara memilih bisnis hijab karena modal awalnya tidak terlalu besar. Selain itu, produk hijab sekarang banyak digunakan kaum wanita maupun mahasiswi muslimah, sehingga menjadi peluang besar. Pada awal bisnis, Sara belum mampu memproduksi hijab secara mandiri.

“Baru awal 2016 saya berani bikin brand sendiri. Alhamdulillah penjualannya semakin banyak,”akunya.

Bahkan produknya pernah dikirim ke luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan, Sumatera, hingga Papua. “Ke Taiwan pernah juga tahun 2017. Terus 2018 awal, ada orang Indonesia yang kerja di Hongkong berminat menjadi reseller. Saya sudah beberapa kali mengirim ke Hongkong,”kata dara kelahiran Semarang, 14 April 1996 ini. (mg12/aro)