Pecahkan Rekor Muri, Dekorasi Pernikahan Ini Gunakan Kertas Putih

382

JawaPos.com – Demi mendapatkan kesan spesial, tak jarang pasangan pengantin menginginkan dekorasi yang unik saat resepsi pernikahan. Namun, lewat tangan dingin Dewi Kocu, dekorasi pernikahan disulap menggunakan kertas putih yang unik dan cantik.

Hal ini ditunjukkan Dewi tepat di hari pernikahannya. Ia menyulap kertas putih menjadi hiasan dekorasi unik yang menghiasi setiap sudut ruangan. Untuk mendekor hiasan tersebut, seniman yang tergabung dalam Cutteristic (Seni Potong Kertas Indonesia) membutuhkan bahan kertas setidaknya 136 m2 atau setara dengan 2171 lembar kertas A4.

“Awalnya bosan dengan dekor itu-itu aja, lalu berfikir untuk bikin dari kertas. Desain saya sendiri yang bikin, temanya lebih ke istana cinta dan ada sentuhan tradisional Indonesia juga,” ujar Dewi kepada JawaPos.com di kawasan Sudirman Jakarta Selatan, Jumat (17/8).

Proses yang dibutuhkan untuk mewujudkan dekorasi pernikahan dari kertas memakan waktu sekitarĀ 8 bulan. Mulai dari teknik, perencanaan bahan, ketebalan kertas, dan pemasangan. Saat merancang dekorasi pernikahan kertas ini, ia menggabungkan 3 teknik utama yakni memotong kertas (papper cutting), melipat kertas (origami) dan menekuk kertas (paper fan). Ketiga teknik ia lakukan untuk membentuk sebuah harmoni yang indah.

Dijelaskan Dewi, keseluruhan kertas dibiarkan polos dengan nuansa putih tanpa cat. Alasannya karena ia ingin membuktikan bahwa kertas bisa menjadi sesuatu yang bernilai tinggi jika dikreasikan dengan beragam karya seni.

“Selain itu saya ingin peduli terhadap lingkungan. Kalo pake sterofoam dan triplek limbahnya gak bisa di daur ulang. Kertas jadi solusi karena bisa terurai dan lebih ramah lingkungan,” tambahnya.

Kertas-kertas tersebut disulapnya ke dalam rangkaian karya indah, diantaranya origami burung, wallpaper motif batik wahyu temurun, dekor pelaminan, dan pernak pernik unik lainnya. Spesialnya, ia juga membuat sketsa wajahnya sendiri yang tertawa bersama pasangan dalam balutan pakaian batik berukuran 1×2 meter.

Dekorasi seni potong kertas tersebut juga berhasil memecahkan rekor MURI sebagai ‘Pesta Pernikahan dengan Penggunaan Kertas Terbanyak’. Rekor ini tercatat tanggal 17 Agustus 2018.

(fid/JPC)