Enam Bulan, Ungkap 138 Kejahatan

437
DIKELER – Belasan pelaku kejahatan selama 1 semester di tahun 2018, saat ditunjukkan oleh Satreskrim Polres Batang, pada gelar perkara Rabu (15/8/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
DIKELER – Belasan pelaku kejahatan selama 1 semester di tahun 2018, saat ditunjukkan oleh Satreskrim Polres Batang, pada gelar perkara Rabu (15/8/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Batang pada semester awal tahun 2018 ini berhasil mengungkap 138 tindak kejahatan. Selain didapat dari hasil operasi, juga hasil pengembangan kasus selama periode Januari 2018 hingga akhir Juli 2018.

Wakil Kepala Polres (Wakpolres) Batang Komisaris Polisi (Kompol) Heru Eko Wibowo mengatakan, dari 138 kasus tersebut melibatkan pelaku 89 orang. Kemudian 83 kasus bahkan sudah dapat dituntaskan oleh polres karena perkara sudah diputuskan pada persidangan di Pengadilan Negeri Batang, dan pelaku sudah dihukum.

“Sementara baru 83 kasus yang sudah dapat diselesaikan, sisanya masih pada tahap penyelidikan dan penyidikan,” katanya pada gelar perkara Rabu (15/8/2018) di halaman Mapolres Batang.

Kasatreskrim Polres batang AKP Eko Marudin menambahkan, hampir sebagaian kasus yang terungkap merupakan kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Terjadi di beberapa daerah, seperti di wilayah Kecamatan Gringsing, Wonotunggal dan Subah.

“Sebagian besar adalah kasus pencurian dengan pemberatan, sisanya kekerasan hingga cabul,” ujarnya.

Dijelaskan secara detail, pengungkapan kasusnya terdiri dari tindak pidana biasa 16 perkara, pencurian dengan pemberatan 19 perkara, pencurian dengan kekerasan 7 perkara. Kasus, pengeroyokan 3 perkara, judi 3 perkara, cabul 9 perkara, pembunuhan 1 perkara, penipuan 9 perkara, penggunaan senjata tajam 3 perkara dan jambret 2 perkara.

Turut diamankan barang bukti kejahatan dari tangan pelaku, berupa sepeda motor 13 unit, kendaraan roda empat unit, telepon seluler 15 unit dan 5 helai pakaian dari barang bukti korban.

Atas hasil pengungkapan kasus ini, Polres Batang mengimbau kepada warga Batang agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan menjaga dengan baik harta yang dimiliki.

Selain itu juga, jika mengetahui informasi kejahatan, bisa menghubungi kepolisian terdekat, nama dan pelapor akan dijamin keamanannya. Oleh karena itu lanjutnya, polres berharap informasi dari masyarakat sekecil apapun akan mempermudah, mempercepat ungkap kasus.

“Kami akan merahasiakan  masyarakat yang memberikan informasi kepada Polres Batang  yang sesuai ketentuan SOP dijamin keamanannya,” tandas Eko Marudin. (han/lis)