Pastikan Lancar, Bupati Sidak Proyek

441
CEK PROYEK  - Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono saat mengecek pengerjaan Puskesmas Bandar, untuk memastikan proyek dikerjakan dengan benar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
CEK PROYEK  - Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono saat mengecek pengerjaan Puskesmas Bandar, untuk memastikan proyek dikerjakan dengan benar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Bupati Batang Wihaji bersama wakilnya Suyono, melakukan kunjungan ke sejumlah proyek pembangunan yang berlangsung di wilayah Kabupaten Batang. Hal tersebut dilakukan, untuk memastikan proyek berjalan lancar sesuai dengan target tanpa menyisakan masalah.

“Jangan sampai tahun ini pekerjaan proyek pembangunan ada masalah. Seperti tahun kemarin, di RSUD Kalisari. Karena masyarakat dan Pemkab yang akan dirugikan,” ungkap Wihaji saat mengunjungi proyek pembangunan Puskesmas Bandar I Rawat Inap, Selasa (14/8/18).

Pembangunan puskesmas tersebut, sendiri menghabiskan anggaran dari DAK APBN mencapai Rp 3, 5 miliar. Untuk itu, hemat bupati, harus dikawal bersama agar bisa selesai pembangunannya dan tidak bermasalah dengan hukum.

Bupati juga meminta semua pihak, terutama pejabat pembuat komitmen (PPK) mengawal dan melakukan pengawasan serius.

“Jangan main-main, ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan,” tandas Wihaji.

Terkait proyek puskesmas yang ditinjau, menurut bupati seharusnya sudah 17 persen tapi saat ini baru 11 persen, sudah dikerjakan dalam waktu 7 minggu, sehingga terbilang terlambat.

Dikatakan juga dengan banyaknya pasien yang dilayani Puskesmas Bandar I maka ke depan akan dinaikkanan statusnya menjadi rumah sakit tipe C. Selain bertambahnya jumlah penduduk maka fasilitas kesehatan juga harus ada peningkatan baik pelayanan maupun fasilitasnya.

“Di Kabupaten Batang untuk wilayah barat ada RSUD, wilayah timur ada RSUD Limpung dan tidak menutup kemungkinan Puskesmas Bandar I kita naikkan statusnya jadai rumah sakit untuk mengaver pasien dari Kecamatan Bandar, Blado, Tulis, bahkan Reban dan Warungasem,” jelas Wihaji.

Kepala Puskesmas Bandar I dr M Dody Rusdi mengatakan pembangunan puskesmas ini untuk rawat jalan  lantai bawah dan ruang administrasi lantai dua, yang sesuai dengan kontraknya harus selesai 22 Desember 2018.

“Puskesmas Rawat Inap Bandar I untuk pasien cukup banyak yang karena kita mengaver Kecamatan Bandar, Blado, Reban sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu agar pelayanan kesehatan masyrakat tidak terganggu,” tandas dr M Dody Rusdi. (han/lis)