BANGGA: Kiper Timnas Indonesia U-16 asal Semarang, Ernando Ari Sutaryadi digotong teman-temannya di SMA Negeri 11 Semarang, kemarin. (Adityo dwi/jawa pos radar semarang)
BANGGA: Kiper Timnas Indonesia U-16 asal Semarang, Ernando Ari Sutaryadi digotong teman-temannya di SMA Negeri 11 Semarang, kemarin. (Adityo dwi/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua pemain Timnas Indonesia U-16 asal Semarang, Ernando Ari Sutaryadi (Nando) dan Kartika Vedayanto, mendatangi SMA-nya. Kehadiran mereka langsung bikin heboh. Kedua pemain yang ikut mengantarkan Timnas U-16 menjuarai Piala AFF U-16 itu datang ke SMA Negeri 11 Semarang di Lamper Tengah,  Semarang Selatan, Selasa (14/8/). Saat itu, sedang berlangsung upacara untuk memperingati Hari Pramuka. Situasi berubah jadi riuh dan meriah ketika Kepala SMA Negeri 11, Supriyanto, memanggil Nando dan Kartika ke arena upacara. “Kita bangga dengan mereka berdua ini sudah berjuang membela Indonesia,” kata Supriyanto.

Sebagai bentuk apresiasi, keduanya pun dikalungi bunga. Nando juga didaulat bicara di depan peserta upacara. “Teman-teman tetap semangat,” kata Nando dengan suara yang tenggelam di tengah keriuhan.
Nando dan Kartika kemudian jadi sasaran foto bareng, tak cuma dari teman-temannya melainkan juga para guru. Keduanya memenuhi ajakan foto seraya terus tersenyum, juga terlihat mencium tangan guru-guru mereka.

Tidak berapa lama, Nando dan Kartika pun dibopong oleh teman-teman sekolahnya di lapangan. “Nggak menyangka bakal disambut seperti ini. Merasa bangga sekali keluarga besar SMA 11 men-support saya. Bunga ini juga kehormatan buat kami,” ujar Nando.

Usai upacara, keduanya berkeliling sekolah untuk bertemu dan melepas rindu dengan dengan teman-temannya. Siswa pun heboh berebut foto bersama. “Ganteng banget, ganteng banget,” ucap salah satu siswi yang berlari menuju Nando dan Kartika untuk meminta foto bersama.

Sementara itu, dua pemain Timnas Indonesia U-16 asal Magelang, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, Rabu (15/8) hari ini, rencananya akan dikirab keliling Magelang oleh ratusan warga Dusun Sindas, Pancuranmas, Secang, Kabupaten Magelang dan para pejabat terkait. Kirab ini akan bertempat di dua lokasi pemberhentian,yakni Alun-alun Magelang dan Pendopo Bupati Magelang.

Kirab ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus menyapa masyarakat Magelang dan sekitarnya. Hal ini tidak lepas dari si kembar Bagas-Bagus yang mampu mengantarkan Timnas U-16 juara Piala AFF U-16 tahun 2018 usai mengalahkan Timnas Thailand dalam laga final di Stadion Delta Sidoarjo.

Ayahanda Bagas-Bagus, Yuni Puji Istiono, Selasa (14/8) kemarin saat ditemui di rumahnya, mengatakan, kedua anaknya akan dikirab dari rumah di Dusun Sindas menuju Alun-alun Kota Magelang melalui Jalan Sindas dan Jalan A Yani Magelang serta berakhir di Pendopo Bupati Magelang.

“Nanti yang ikut kirab dari warga dan beberapa komunitas, seperti komunitas mobil VW, komunitas Jeep, komunitas mobil tua, komunitas motor tua, para pendukung klub PPSM Magelang, dan lainnya. Mereka sangat antusias ikut kirab ini,” papar Yuni.

Yuni menuturkan, lokasi pemberhentian di Alun-alun, kedua anaknya akan bertemu dengan sejumlah elemen masyarakat. Selain itu, rencananya, rombongan kirab akan salat dhuhur berjamaah di Masjid Agung Kauman Magelang.

“Nanti dipusatkan di area tulisan Magelang. Setelah itu lanjut kirab menuju Jalan Pemuda (Pecinan), Jalan Jenderal Sudirman, dan terus sampai ke kantor Bupati Magelang. Jadwalnya kita akan diterima oleh Pak Bupati di pendopo,” beber Yuni.

Yuni mengaku sangat terharu dengan adanya kirab yang murni dari warga, sebagai bentuk kecintaan warga Magelang pada kedua anaknya karena sudah mengharumkan nama bangsa. Yuni juga merasa bangga dengan kedua anaknya, karena tetap ingat pada daerah asalnya.

“Hari ini (kemarin) anak saya masih di Jakarta, tapi besok sudah di Magelang untuk kirab. Sebelumnya sudah ketemu dengan Gubernur Jateng dan Wali Kota Semarang. Beliau sangat mengapresiasi Bagas dan Bagus, termasuk dua pemain lain yang berasal dari Jawa Tengah,” papar Yuni.

Yuni menuturkan, mengenai masa depan Bagas-Bagus, dirinya sudah meminta kepada kedua anaknya agar fokus menghadapi AFC U-16 tahun 2018 pada September mendatang di Malaysia. Bahkan, Yuni dengan tegas meminta anaknya untuk tidak memusingkan soal klub, meskipun sudah ada tawaran dari PSIS Semarang.

“Soal tawaran PSIS Semarang, saya katakan akan berdiskusi dulu dengan Bagas-Bagus. Tapi, intinya sekarang saya ingin keduanya fokus AFC dulu dengan target lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2019,” tukas Yuni (had/aro)