Dhawiya Zaida dan Kekasih Rayakan Tuntutan Dengan Berpose Mesra

22533

JawaPos.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dhawiya Zaida dan kekasihnya, Muhammad, dengan pidana dua tahun rehabailitasi dikurangi masa tahanan enam bulan. Merespons tuntutan rehabilitasi itu, Dhawiya dan Muhammad merasa sangat bersyukur. Walaupun, rehabilitasi dijalani selama 2 tahun.

Berdasarkan pengamatan JawaPos.com, Dhawiya dan Muhammad memang tampak sangat senang setelah tuntutan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (14/8). Dhawiya dan Muhammad berpose seperti sedang berfoto selfie. Dhawiya tampak memegang handphone sementara kekasihnya memeluknya dari belakang.

Disampaikan kuasa hukum Dhawiya, Reyno Yohannes Romain, kliennya memang menerima tuntutan dengan rasa syukur. Sebab, jaksa hanya menuntut hukuman rehabilitasi.

Dhawiya Zaida dan Kekasih Rayakan Tuntutan Dengan Berpose Mesra
Cara Dhawiya dan Muhammad merayakan tuntutan 2 tahun rehabilitasi. (Yuliani NN/JawaPos.com)

“Dhawiya menerima tuntutan, dalam arti mereka bersyukur artinya diberi kesempatan untuk jalani rehabilitasi,” papar Reyno usai sidang di PN Jakarta Timur, Selasa (14/8).

Pihak keluarga yang diwakili oleh Fitria Sukaesih pun mensyukuri tuntutan rehabilitasi tersebut. Walaupun, keluarga tetap berharap vonis hakim lebih ringan dari tuntutan.

“Dua tahun kan lama. Insya Allah, mudah-mudahan nggak selama itu kalau harapan kita. Dua tahun itu dipotong masa tahanan ya,” ujar Fitria Sukaesih.

Diketahui, Dhawiya dan Muhammad dituntut dua tahun rehabilitasi dengan pengurangan 6 bulan masa tahanan. Terhadap keduanya dinyatakan terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri, sebagaimana yang dimaksud pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

(yln/JPC)