Sulap Irigasi Sawah Jadi Wisata Air Menarik

1989
WISATA AIR : Pengungjung wisata air Watu Bangkong Adventure (WBA) menikmati aliran sungai di tepi sawah yang deras dan dingin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
WISATA AIR : Pengungjung wisata air Watu Bangkong Adventure (WBA) menikmati aliran sungai di tepi sawah yang deras dan dingin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ada wisata alam menarik di Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Yakni Watu Bangkong Adventure (WBA). Menarik dari objek tersebut adalah spot river tubing yang memanfaatkan saluran irigasi. Objek tersebut menjadi magnet wisatawan. Khususnya saat liburan.

Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 2.000 dan sewa ban Rp 3.000, untuk menikmati wisata river tubing, dengan menyusuri aliran sungai yang berada tepat di tepi persawahan sepanjang 200 meter.

Aliran sungai yang deras dan jernih, serta diapit oleh dua sungai Genting Paninggaran, menjadi satu-satu wisata river tubing yang paling menarik di Kabupaten Pekalongan. Lokasinya hanya berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya Paninggaran.

Kepala Desa Paninggaran, Rusdiyono, mengungkapkan bahwa wisata air Watu Bangkong Adventure, semula hanya aliran sungai kecil yang berada di tepi persawahan milik warga. Aliran sungai tersebut merupakan sodetan aliran Sungai Genting yang berada di sebelahnya.

Karena aliran Sungai Genting sangat deras dan kondisi airnya jernih, maka Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Paninggaran membuat jalur aliran sungai yang dapat digunakan untuk wisata, yakni bangunan seperti irigasi dengan lebar 1 meter dan panjang 200 meter dan kedalaman hanya 50 sentimeeter, dari rencana semula panjang 500 meter.

“Wisata air ini sebenarnya hanya untuk anak-anak desa sekitar saja, namun dalam perjalanannya justru orang tua dan dewasa yang mengantar, sangat menyenangi river tubing ini, mungkin karena aliran airnya sangat deras dan kondisi air yang dingin dan jernih,” ungkap Rusdiyono.

Rusdiyono mengatakan, jumlah pengunjung setiap harinya semakin banyak, bahkan pada hari libur bisa mencapai lebih dari 3.000 orang. Kemudian wisata tersebut dikelola dengan profesional dan mulai dilengkapi fasilitas umum, seperti ruang ganti, jalan setapak dan tempat beristirahat.

“Harapan kami, wisata air Watu Bangkong Adventure bisa menjadi salah satu wisata unggulan di Kabupaten Pekalongan, karena lokasinya yang dekat dengan jalan raya, area parkir yang luas, dan aliran sungai yang debit airnya tak pernah surut sepanjang tahun,” kata Rusdiyono.

Sementara itu, Sekretaris Camat Paninggaran, Edi Yulianto, menegaskan bahwa sejak adanya wisata air Watu Bangkong Adventure mampu mendongkrak ekonomi warga sekitar, karena jumlah pengunjung setiap hari lebih dari 1.000 orang.

“Kami sangat mendukung kreavitas dan inovasi Pemerintah Desa Paningaran, dari semula hanya aliran sungai di tepi sawah, disulap menjadi wisata air Watu Bangkong Adventure  yang sangat menarik dan unik,” jelas Edi. (thd/zal)