Kristina Belanja di Pekalongan, Masak di Pemalang

538
BLUSUKAN : Pedagang dan pengunjung Pasar Grogolan kaget saat melihat ada artis dangdung nasional, Kristina belanja. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BLUSUKAN : Pedagang dan pengunjung Pasar Grogolan kaget saat melihat ada artis dangdung nasional, Kristina belanja. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Penyanyi dangdut Kristina Iswandari, kembali melakukan tur politik di daerah pemilihan (Dapil) X, Pemalang, Pekalongan dan Batang. Penyanyi yang kini bergabung dengan partai Nasdem ini, sempatkan diri belanja sayur di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan.

“Lucu yah, belanja sayurnya di Pekalongan, nanti masaknya di Pemalang,” ucapnya saat blusukan bersama timnya, pada Minggu (12/8).

Sebelumnya pada Sabtu, (11/8) Kristina mengunjungi Pondok Pesantren Syafi’i Akrom, Kota Pekalongan dan Pondok Pesantren di Desa Warungasem Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Di setiap ponpes pelantun Jatuh Bangun ini menjanjikan akan membuatkan mini market khusus santri jika ia terpilih. “Kalaupun diberi kepercayaan dari rakyat, saya akan membuat Santri Market di setiap Pondok Pesantren di daerah pemilihan saya, yakni Dapil 10,” ujarnya.

Menurutnya, dengan memiliki usaha sendiri, tentunya pesantren akan semakin mandiri. Selain itu juga bisa menjadi ajang belajar bagi santri, sehingga memiliki ilmu lebih di luar mengaji.

Kedatangan Kristina ke pondok pesantren asuhan Kiai Abdul Kholik Ma’rufi tersebut juga dalam rangka bersilaturahmi dan meminta doa restu untuk dirinya yang akan maju dalam pemilu legeslatif 2019.”Saya datang ke sini untuk silaturahmi dengan Pak  Abdul Kholik. Sekalian minta doa restu, supaya pemilu nanti berjalan lancar,” tambahnya.

Selain menyambangi pondok pesantren, untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat Kristina juga rutin mengunjungi pasar tradisional. Salah satunya pasar terbesar di Kota Pekalongam, Pasar Grogolan. Di pasar ini, selain belanja sayur kangkung, dirinya juga menyempatkan diri mengobrol dengan pedagang dan pengunjung pasar.

“Agar bisa mendengar keluhan warga dan bersentuhan langsung dengan warga, saya membebaskan warga jika ingin berfoto bersama,” ungkapnya.

Pengasuh pondok pesantren Syafi Akrom, Kyai Abdul Kholik Ma’rufi sangat mengapresiasi kedatangan Kristina. Ia berpesan, agar Kristina sering berkunjung ke pondok pesantren.

“Semoga diberikan kemudahan dari Allah, saya cum berpesan jika tidak berhasil pun masih banyak jalan lain untuk berbuat bagi masyarakat,” ucapnya. (han/zal)