33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Kristina Belanja di Pekalongan, Masak di Pemalang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Penyanyi dangdut Kristina Iswandari, kembali melakukan tur politik di daerah pemilihan (Dapil) X, Pemalang, Pekalongan dan Batang. Penyanyi yang kini bergabung dengan partai Nasdem ini, sempatkan diri belanja sayur di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan.

“Lucu yah, belanja sayurnya di Pekalongan, nanti masaknya di Pemalang,” ucapnya saat blusukan bersama timnya, pada Minggu (12/8).

Sebelumnya pada Sabtu, (11/8) Kristina mengunjungi Pondok Pesantren Syafi’i Akrom, Kota Pekalongan dan Pondok Pesantren di Desa Warungasem Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Di setiap ponpes pelantun Jatuh Bangun ini menjanjikan akan membuatkan mini market khusus santri jika ia terpilih. “Kalaupun diberi kepercayaan dari rakyat, saya akan membuat Santri Market di setiap Pondok Pesantren di daerah pemilihan saya, yakni Dapil 10,” ujarnya.

Menurutnya, dengan memiliki usaha sendiri, tentunya pesantren akan semakin mandiri. Selain itu juga bisa menjadi ajang belajar bagi santri, sehingga memiliki ilmu lebih di luar mengaji.

Kedatangan Kristina ke pondok pesantren asuhan Kiai Abdul Kholik Ma’rufi tersebut juga dalam rangka bersilaturahmi dan meminta doa restu untuk dirinya yang akan maju dalam pemilu legeslatif 2019.”Saya datang ke sini untuk silaturahmi dengan Pak  Abdul Kholik. Sekalian minta doa restu, supaya pemilu nanti berjalan lancar,” tambahnya.

Selain menyambangi pondok pesantren, untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat Kristina juga rutin mengunjungi pasar tradisional. Salah satunya pasar terbesar di Kota Pekalongam, Pasar Grogolan. Di pasar ini, selain belanja sayur kangkung, dirinya juga menyempatkan diri mengobrol dengan pedagang dan pengunjung pasar.

“Agar bisa mendengar keluhan warga dan bersentuhan langsung dengan warga, saya membebaskan warga jika ingin berfoto bersama,” ungkapnya.

Pengasuh pondok pesantren Syafi Akrom, Kyai Abdul Kholik Ma’rufi sangat mengapresiasi kedatangan Kristina. Ia berpesan, agar Kristina sering berkunjung ke pondok pesantren.

“Semoga diberikan kemudahan dari Allah, saya cum berpesan jika tidak berhasil pun masih banyak jalan lain untuk berbuat bagi masyarakat,” ucapnya. (han/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fenomena Papa Momong, Mama Kerja (Pamong Praja)

Sosok suami tak melulu menjadi tulang punggung keluarga. Begitu juga sang istri yang tidak selalu berkutat mengurus anak. Dewasa ini, kaum hawa tak mau...

11 Ditetapkan Tersangka

MAGELANG—Polres Magelang Kota telah menetapkan 11 tersangka pengeroyokan di dua tempat yang berbeda. Di Kebonpolo dan Cacaban. Polisi masih mengejar 3 pelaku lain yang...

Hoax Ikan Aneh di Madeira, Brasil

JawaPos.com – Tampang makhluk dalam video yang disebar ulang oleh pemilik akun Facebook Mohd Hilmey (fb.com/muhd.hilmey.3) pada 30 April 2019 sungguh mengerikan. Mulutnya sangat...

Kemiskinan Dipengaruhi Jumlah Anggota Keluarga

SEMARANG-Angka kemiskinan di Jateng masih di angka 13,01 persen atau 4.450,72 ribu jiwa. Hanya turun 0,26 persen dari periode Maret 2016. Dari data Badan...

Nadya Valerie, Penyintas Kanker yang Ceritakan Pengalaman di YouTube

DUA pekan sejak diunggah, video Nadya Valerie yang membotaki kepala sudah ditonton 2,1 juta kali. Keputusan itu dilakukan beberapa hari pascakemoterapi kedua. Dengan berbagi...

Menyusuri Konflik Abadi di Tanah Mesuji

Ribuan keluarga hidup di Register 45, Mesuji, Lampung. Hari-hari mereka jalani tanpa ketenangan. Selain karena wilayahnya belum diakui negara, konflik perebutan lahan terjadi tak...