Ditinggal Opname, Rumah Dibobol Maling

480

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sungguh naas apa yang dialami oleh Mardiyah,45, warga Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, ini. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Bagaimana tidak, saat Mardiyah menjalani opname di Rumah Sakit PKU Muhamadiyah, rumahnya dibobol pencuri. Akibatnya semua barang berharga seperti pansel, kamera dan laptol ludes digondol maling. Nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp 44 juta.

Tak menunggu lama, keluarga Mardiyah langsung melapor ke Unit Resmob Satreskrim Polres Pekalongan, pada Minggu (12/8). Tak butuh waktu lama bagi petugas unit Resmob Satreskrim menangkap pelaku. Berdasar keterangan saksi dan olah TKP, petugas berhasil membekuk dua tersangka pada Senin (13/8). Pelaku bernama Zaenal Arifin, 55, warga Desa Sukorejo, Kabupaten Pemalang, dan Agus Salim, 42, warga Desa Lawijawa, Tegal. Keduanya ditangkap di rumah kosnya yang tak jauh dari rumah korban.

Mardiyah, ketika dimintai keterangan di Mapolres Pekalongn mengungkapkan, bahwa pada hari Minggu (12/8) pada pukul 13.00 WIB ketika pulang dari RS PKU Muhamadiyah, dikejutkan dengan kondisi salah satu kamar yang sudah acak-acakan. Isi lemari berantakan.

Setelah dicek, sejumlah barang berharga hilang. Seperti 2 buah kamera merek Canon EOS 60 D dan 700 D, laptop, dan beberapa ponsel. Tak hanya itu, perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung juga dicuri.

“Saya curiga ketika masuk kedua kamar, kondisi isi lemari sudah berantakan, kemungkinan pencuri masuk dari jendela kamar belakang, karena jendela terbuka dan engselnya rusak. Ketika saya dirawat di rumah sakit (11/8) rumah dalam keadaan kosong,” ungkap Mardiyah.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polre Pekalongan, AKP Agung Riyanto, menjelaskan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. “Kedua tersangka kita kenakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana, seperti yang  dimaksud dalam Pasal 363 KUHP,” tegas AKP Agung. (thd/zal)