CBIB Jamin Keamanan Pangan Hasil Perikanan

88

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -Tren konsumsi ikan yang cenderung naik, mengindikasikan masyarakat mulai memahami manfaat lebih dari kandungan protein dalam ikan. Kondisi demikian disadari pemangku kepentingan untuk terus menjamin pasokan, kualitas maupun keamanan hasil perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Lalu M Safriadi mengatakan, salah satu program untuk menjamin hal itu dengan sertifikasi cara budidaya ikan yang baik (CBIB).

Apalagi, tambahnya CBIB merupakan persyaratan dasar yang wajib diterapkan dalam pembudidayaan ikan sebagai standar global di Indonesia. Sekaligus hal ini juga bentuk tanggung jawab dalam menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat sesuai amanat UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“CBIB ini merupakan kebijakan pemerintah dalam mendorong sistem jaminan mutu dan keamanan pangan hasil perikanan. Ini akan menjamin ketelusuran produk, sehingga bahaya keamanan pangan bisa diantisipasi,” ujar Lalu M Safriadi.

Karena itu, pihaknya terus mendorong pembudidaya ikan, untuk memperoleh sertifikat CBIB. Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, akan memantau cara pemeliharaan dan pembesaran ikan serta pembudidaya memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol.

“Dengan begitu akan memberikan jaminan keamanan pangan dari pembudidaya yang telah memperhatikan sanitasi, benih, pakan, obat ikan dan bahan kimia serta biologis,” kata pria kelahiran Mataram, NTB ini.

Pembudidaya ikan yang ingin mengajukan sertifikasi CBIB ini, lanjut Lalu M Safriadi, dapat mengajukan permohonan penerbitan sertifikasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Menyertakan dokumen di antarantya, kopi IUP, data unit pembudidaya ikan, daftar fasilitas unit pembudidaya ikan, rekaman unit pembudidaya ikan.

“Itu beberapa dokumen yang mesti dilengkapi dan permohonan sertifikasi CBIB ini tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya. (ae1/lis)