Veteran Terima Sembako dan Seragam Batik

477
BANTUAN – Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz saat menyerahkan bantuan sembako dan seragam batik kepada perwakilan veteran di Kota Pekalongan, Jumat (10/8/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BANTUAN – Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz saat menyerahkan bantuan sembako dan seragam batik kepada perwakilan veteran di Kota Pekalongan, Jumat (10/8/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke 73 Republik Indonesia, puluhan veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota/Kabupaten Pekalongan mendapat penghargaan dari pemerintah berupa bantuan paket sembako dan seragam batik.

Bantuan yang berasal dari Pemkot Pekalongan dan Alfamart tersebut, diserahkan saat peringatan Hari Veteran yang diselenggarakan di Guest House, Jumat (10/8/2018).

Acara dirangkai dengan silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Pekalongan tersebut. Pada kesempatan tersebut Pemkot Pekalongan sumbang sembako dan seragam batik. Ditambah bantuan paket sembako dari Alfamart Semarang.

Paket secara simbolis diserahkan Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Khusnul Khotimah, Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dan Deputi Branch Manager Alfamart Semarang Heru Supriyanto.

Wali Kota Saelany mengungkapkan, pemberian paket sembako tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada para pejuang yang telah merebut kemerdekaan.

“Veteran telah berjuang merebut kemerdekaan. Karena itu, negara perlu memberikan penghargaan. Pemberian paket sembako dan seragam batik ini sebagai salah satu wujud perhatian pemerintah untuk menghargai jasa-jasa para pejuang,” terangnya.

Pada kesempatan itu, wali kota mengajak generasi muda di Kota Pekalongan untuk mendoakan para pahlawan dan merawat kemerdekaan. “Sebagai generasi muda, mari kita merawat, menjaga dan mempertahankan kemerdekaan. Jangan hanya sebagai penikmat saja. Karena veteran telah berjuang mati-matian merebut kemerdekaan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua LVRI Kota/Kabupaten Pekalongan Letkol LS Tambunan mengatakan, peringatan Hari Veteran diselenggarakan untuk mengenang perjuangan para pahlawan. “Meskipun sudah tidak ada, tetap dikenang,” ujarnya.

Ia meminta kepada anggota LVRI Kota/ Kabupaten Pekalongan yang berjumlah 276 orang tersebut untuk menjadi teladan dan penerang di tengah-tengah masyarakat.

“Dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak berpangku tangan. Tetapi aktif bersosialisasi dengan masyarakat dan pemerintah,” harapnya.(han/lis)