Pengunjung Padati Sam Pho Kong

Festival Cheng Ho 2018

414
PIKUL TANDU : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencoba ikut memikul tandu (Kio) dalam arak-arakan patung dewa/Kimsin Festival Cheng Ho 2018 di Klenteng Sam Poo Kong, Minggu (12/8) siang. (Dokumen Disporapar Jateng)
PIKUL TANDU : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencoba ikut memikul tandu (Kio) dalam arak-arakan patung dewa/Kimsin Festival Cheng Ho 2018 di Klenteng Sam Poo Kong, Minggu (12/8) siang. (Dokumen Disporapar Jateng)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Cheng Ho 2018 di Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang. Hal itu disampaikan Ganjar usai melepas kembalinya Patung Dewa Kimsin ke Klenteng Tay Kak Sie, Minggu (12/8).

Ganjar menyatakan kekagumannya terhadap pesan yang disampaikan Laksmana Cheng Ho. Dijelaskan  Ganjar dalam sejumlah kunjungan, ia mengaku menemukan Masjid Cheng Ho.

“Saya ke Surabaya, ke Malang, saya ke Tretes saya temukan Masjid Cheng Ho. Di Salatiga, ada masjid kecil juga Masjid Cheng Ho. Festival ini menandai persahabatan, persaudaraan, agar kita semua berbahagia. Selamat Berbahagia,” serunya disambut ribuan pengunjung Kelenteng Sam Poo Kong.

Dia berharap agar Festival Cheng Ho 2018 dapat mendongkrak kunjungan wisata di Kota Semarang. Apalagi, Cheng Ho dikenal sebagai tokoh dengan banyak cerita yang menarik. Cheng Ho yang muslim, Cheng Ho yang tokoh akulturasi, akan dapat menarik wisatawan ke Kota Semarang.

”Semoga nantinya bisa dikembangkan arak-arakannya, sehingga menjadi tontonan yang dinantikan warga Kota Semarang,” imbuhnya.

Ganjar juga mengungkapkan kegembiraan jika pengunjung Festival Cheng Ho 2018 membludak. Menurutnya, angka kunjungan pada festival tersebut akan dapat memenuhi target sesuai yang diharapkan.

Kehadiran Ganjar menandai kembalinya patung dewa ke Klenteng Tay Kak Sie. Dengan mengucapkan basmallah, Ganjar melepas arak-arakan patung dewa dan disambut tetabuhan gong maupun perkusi dan atraksi puluhan barongsai.

Arak-arakan patung dewa merupakan puncak perayaan Festival Cheng Ho 2018 yang diselenggarakan selama lebih dari sepekan, yakni mulai 9- 19 Agustus 2018. Sekitar 5.000 massa memadati Klenteng Sam Poo Kong untuk melihat dari dekat rangkaian patung dewa yang dikirim dari Klnteng Tay Kak Sie.

Sebelumnya, arak-arakan patung dewa dimulai dengan kedatangan abu dupa yang dikirim dari Klenteng Tay Kak Sie Semarang ke Kelenteng Sam Poo Kong. Penerimaan abu dupa bersamaan dengan pertunjukan kembang api Sabtu (11/8) malam. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan patung dewa Kimsin yang dimulai pada Minggu (12/8) pagi pukul 05.00 WIB dari Klenteng Tay Kak Sie dan sampai ke Klenteng Sam Poo Kong pukul 07.00 WIB. Rombongan Kimsin disambut masyarakat dari berbagai kalangan hingga kembali lagi ke Klenteng Tay Kak Sie pada Minggu (12/8).

Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setiakusuma mengungkapkan, pihaknya merasa senang perayaan Festival Cheng Ho 2018 berbeda dengan perayaan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementrian Pariwisata yang membantu membesarkan nama kami dan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga acara ini berlangsung dengan meriah,” ujarnya di sela pelaksanaan festival. (tya/zal)