Bina Insani Fc – Dafa Fc Bertemu di Semarang

679
SANG JUARA : Koordinator LSN Region I Jateng, Fahsin M Faal menyerahkan penghargaan kepada juara LSN sub region A Piala Kang Fathan Subchi di Stadion Pancasila Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SANG JUARA : Koordinator LSN Region I Jateng, Fahsin M Faal menyerahkan penghargaan kepada juara LSN sub region A Piala Kang Fathan Subchi di Stadion Pancasila Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Tim Bina Insani Fc berhasil menjadi juara dalam Liga Santri Nusantara (LSN) Region I Jateng dengan merebut piala Kang Fathan Subchi (anggota DPR RI Fraksi PKB), setelah menundukkan Manhik United dalam laga final di Stadion Pancasila Kota Demak, dengan skor 1-0.

Tim Manhik United harus mau menduduki peringkat 2. Sedangkan, peringkaat 3 adalah Nurul Ulum Fc. Tim Nurul Ulum Fc bertanding melawan Irsyadul Hasan Fc dengan mencetak skor 2-1.

Koordinator LSN Region I Jateng Fahsin M Faal mengatakan, dalam pertandingan final LSN Sub Region Rembang dengan piala Gus Yaqut di Stadion Krida, Rembang. Pertandingan dimenangkan Dafa Fc dengan adu penalti 3-0.

“Untuk Sub Region Demak dan Rembang akan dipertemukan dalam pertandingan pada 19 Agustus mendatang di Stadion Citarum, Semarang. Tim yang menang ini, akan mewakili Region I Jateng untuk maju laga di tingkat nasional,” katanya.

Ketua panitia pelaksana, Muhammad Nuris Salam menambahkan, berbeda dengan laga sepak bola lainnya, dalam LSN ini, pesertanya adalah para santri pondok pesantren (ponpes). Karena itu, kata dia, pemandangan di lapangan hijau juga berbeda.

Sebelum bertanding misalnya, mereka diawali lebih dulu dengan doa, mencium tangan menajer tim, para wasit dan panitia. Pun, di tribun tempat menonton, Mars Ya Lal Wathan, dan salawat Nariyah juga menggema begitu dahsyatnya . Karena itu, tidak ada insiden bertengkar antar penonton atau pemain. “Jadi, akhlak yang ditampilkan  para pemain maupun penonton yang semuanya santri ini selalu dijaga sampai LSN berakhir. Dengan demikian, sportifitas selalu dijunjung tinggi. Kita berharap, potensi santri dalam sepak bola ini bisa mencetak pemain level nasional dan internasional,” katanya. (hib/zal)