OPERASI GRATIS: Penyerahan pasien bibir sumbing kepada tim medis disaksikan sejumlah pejabat serta Ketua Yayasan Permata Sari Ir Endang Karsono dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi. (ISTIMEWA)
OPERASI GRATIS: Penyerahan pasien bibir sumbing kepada tim medis disaksikan sejumlah pejabat serta Ketua Yayasan Permata Sari Ir Endang Karsono dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO – Sebanyak 22 penderita sumbing bibir dan langit-langi, Sabtu (11/8) lalu, dilakukan operasi gratis yang digelar Yayasan Permata Sari Semarang dan Rotary Semarang Bojong. Bakti sosial operasi gratis sumbing bibir dan langit-langit yang diselenggarakan di RS Palang Biru, Kutoarjo, Purworejo itu dalam rangka memperingati HUT ke-90 SD Maria Purworejo. Kegiatan ini difasilitasi Paguyuban Alumni SD Maria (Palma).

Hadir dalam bakti sosial tersebut Ketua DPRD Jateng Drs Rukma Setyabudi MM, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetyo SIK, Ketua Yayasan Permata Sari Ir Endang Karsono, sejumlah Kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Purworejo, serta para alumni SD Maria Purworejo.

Menurut Ir Endang Karsono, pihaknya sudah kali ketiga menggelar bakti sosial di Purworejo, Dalam bakti sosial sumbing bibir dan langit-langit kali ini sebenarnya diikuti 27 penderita. Namun setelah dilakukan screening, yang lolos dapat dioperasi sebanyak 22 orang.

“Tidak lolosnya penderita kebanyakan karena demam. Hal ini bisa dimaklumi karena rata-rata penderita tinggal di pegunungan dan pantai dengan jarak tempuh yang jauh menyebabkan kondisi fisik anak kurang sehat. Kalau dipaksakan dioperasi, bisa berakibat fatal, makanya terpaksa ditunda,” ujar Endang kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dikatakan Endang, para penderita datang ke rumah sakit dengan difasilitasi Polres Purworejo. Operasi gratis dipimpin Ketua Tim Medis dr Parintosa SpBP. “Kalau para penderita sudah sehat, dapat dibawa ke rumah sakit kembali, Yayasan Permata Sari siap memberikan bantuan operasi gratis,” katanya.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, menyatakan bangga dengan kekompakan alumni SD Maria, karena meski sudah tinggal jauh dan terpisah, namun tetap memikirkan dan peduli dengan tanah kelahiran. “Semoga kepedulian ini tidak hanya pada saat HUT ke-90 saja, tapi juga hari-hari selanjutnya,” harapnya.

Direktur RS Palang Biru Dr Iwan Santosa MPH mengatakan, rumah sakit yang dipimpinnya masih baru. Sehingga pihaknya sangat berterima kasih, karena mendapat kepercayaan sebagai tempat digelarnya bakti sosial operasi gratis bibir sumbing. “Ini pengalaman pertama, apalagi peserta operasinya cukup banyak, dan bervariasi. Ada sumbing bibir, langit-langit dan wajah,” katanya. (sct/aro)