120 Motor Custom Unjuk Kreativitas

547
BERSAING : Ratusan motor custom karya masyarakat Jawa Tengah di area Pusat Pendidikan Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad) Semarang, Sabtu (11/8) kemarin. (IDA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSAING : Ratusan motor custom karya masyarakat Jawa Tengah di area Pusat Pendidikan Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad) Semarang, Sabtu (11/8) kemarin. (IDA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 120 motor custom garapan builder dari berbagai daerah di Jateng meramaikan Suryanation Motorland 2018 yang berlangsung di area Pusat Pendidikan Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad) Semarang, Sabtu (11/8) kemarin. Mereka memperebutkan juara di berbagai kelas. Di antaranya, kelas di bawah 250 cc, ada kategori Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Cafe Racer, Street Cub/Choppy Cup, Sport FFA dan kelas di atas 250 cc kategori Chopper/Bobber dan Scrambler/Tracker.

Suryanation Motorland Committee, Rizky Dwianto, mengungkapkan bahwa di special class, ada lebih banyak seperti Free for All, Classic Scooter, Matic Custom, Classic Bike, dan Collaboration Concept. “Kami akan memilih juara 1, 2, 3 di tiap kelas. Namun kami akan memilih delapan best of the best dari setiap kota,” katanya dibenarkan salah satu Dewan Juri, Indra Pranajaya (Razzle Dazzle Chopper Works Bandung). Sedangkan dua tim juri lainnya, Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta) dan Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta).

Suryanation Motorland Committee, Ferry Ariawan, Suryanation kali ini merupakan seri keempat Suryanation Motorland 2018, setelah Palembang, Medan, dan Tangerang Selatan. Ada 35 pemenang dalam event kali ini. Lima di antaranya, juara the best classic bike, Wishnu Prasetya dengan motor Triumph T 100. Kemudian the best colaboration, Ahmad Afkar dengan tipe motor Kawasaki Ninja 250. The best inspiration, Tri Septianto dengan tipe motor DKW Hummel 50CC. The best painting, Arif Rohman Syaeful tipe motor HD. The best of the best Semarang, Arif Rohman Syaeful tipe motor HD. “Kami akan memilih satu motor dari Kota Semarang untuk menjadi yang terbaik dan bertanding di acara Grand Battle Suryanation Motorland. Sedangkan para juara dari berbagai daerah akan dipertemukan,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, pengunjung juga bisa menikmati berbagai keseruan, seeperti Rolling Thunder, atraksi freestyle, hingga menyaksikan beragam motor custom yang dipamerkan di pergelaran tersebut. “Sesuai tema even Suryanation Motorland tahun ini, Live to Inspire, kami menghadirkan para builder untuk berkompetisi dan saling memberikan inspirasi untuk berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Lulut Wahyudi menambahkan bahwa beberapa indikator yang dijadikan penilaian motor custom, antara lain aspek safety (keamanan) dan inovasi baru. Sementara itu, pada event tersebut dipamerkan pula Iconic Bike Suryanation 2018 garapan Lufti Ardika (pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017) dan Andhika Pratama dari Kromworks berbasis Harley Davidson Flathead buatan 1947. (ida)