Joko Purnomo (DOKUMEN)
Joko Purnomo (DOKUMEN)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jateng menyampaikan hasil penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) hari ini, Minggu (12/8). Selama 3 hari, DCS akan disampaikan kepada publik melalui media massa maupun Web resmi KPU (lihat halaman pengumuman di halaman 9-11).

Atas pengumuman ini, masyarakat bisa memberikan masukan jika ditemukan DCS yang bermasalah sampai tanggal 21 Agustus. Laporan bisa disampaikan langsung ke KPU melalui email, pos dengan menyertakan identitas lengkap atau bisa dengan mendatangi langsung kantor KPU Jateng. ”Syukur kalau menyertakan data pendukung, agar kami lebih mudah melakukan klarifikasi,” ujar Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo saat ditemui di kantornya.

Dalam penetapan DCS ini, dikatakan Joko, jumlah calon mengalami pengurangan dari yang didaftarkan partai politik. Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah partai yang tidak melakukan perbaikan setelah dilakukan verifikasi. ”Ada yang karena mantan koruptor. Ada dua, satu diganti satu tidak. Kemudian ada yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), tapi tidak diperbaiki, akhirnya dicoret,” ujar Joko.

Sementara itu, Joko menjelaskan, DCT akan dilakukan pada 20 September mendatang. DCT ini, lanjutnya, juga bisa mengalami perubahan. Salah satu penyebabnya adalah ketika sampai 19 September, SK pemberhentian calon dari jabatannya di lembaga negara, misal PNS, direktur BUMN, BUMD atau kepala desa, belum juga diterima KPU.

”Karena syaratnya, pertama, harus membuat pernyataan pengunduran diri. Kedua mengajukan pengunduran diri. Ketiga ada bukti pengajuan pengunduran diri. Keempat keterangan dari lembaga bahwa sedang diproses pengunduran dirinya,” bebernya.

Jika sampai 19 September KPU Provinsi Jateng belum juga menerima SK pemberhentian, maka calon bersangkutan akan dicoret dari DCT. ”Kalau yang ini dicoret, nggak bisa diganti lagi,” ujarnya.

Sementara itu, total calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng berdasarkan DCS, sebanyak 16 partai politik (Parpol) dengan 1.331 calon legislatif. Calon sebanyak itu, hanya akan memperebutkan 120 kursi.

Parpol yang mengusung caleg full 120 orang untuk 13 daerah pemilihan (Dapil) adalah PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, dan PAN. Sedangkan Partai Demokrat hingga 129 orang. Lainnya, PPP sebanyak 116 caleg dan PKS 110 caleg. Selebihnya di bawah 100, sebagaimana dalam tabel. Dengan keterwakilan perempuan sebagaimana yang disyaratkan, di atas 30 persen.

Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, memastikan tidak ada caleg PDIP yang dicoret KPU karena berbagai alasan. Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro dan Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman. “Kami tinggal melakukan pemantapan dalam Pileg, dengan target perolehan kursi secara maksimal di DPRD Jateng,” kata Sriyanto. (sga/ida)