Bukti Kepedulian Masyarakat Tetap Tinggi

284
UNTUK KEMANUSIAAN: Pengiriman bantuan logistik dari unsur TNI-Polri, dan masyarakat Jateng untuk korban gempa bumi di Lombok menggunakan empat unit pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo kemarin (11/8). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
UNTUK KEMANUSIAAN: Pengiriman bantuan logistik dari unsur TNI-Polri, dan masyarakat Jateng untuk korban gempa bumi di Lombok menggunakan empat unit pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo kemarin (11/8). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI – Beragam bantuan terus mengalir untuk meringankan beban korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kali ini giliran jajaran Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro yang mengirimkan sedikitnya 69 ton logistik lewat Bandara Internasional Adi Soemarmo, Sabtu (11/8).

Sejak pukul 05.00, ratusan aparat gabungan mulai memasukkan ribuan kardus bantuan ke dalam empat pesawat pengangkut yakni C-130 Hercules, dua unit CN-295 dan satu unit pesawat CN-235.

Kapolda Jawa Tengah Irjenpol Condro Kirono menjelaskan, Lanud Adi sumarmo merupakan salah satu posko terbesar di Jateng untuk mengangkut bantuan ke Lombok. “Saya bersama Pangdam IV Dipenegoro mengkoordinir para kapolres dan dandim di Jateng. Terbukti, setelah mulai dikumpulkan seluruh jajaran satwil (satuan wilayah, Red), hari ini ada 76 truk dengan total bantuan sekitar 60 ton, terdiri dari selimut, tenda, beras, mi instan, obat-obatan, susu kaleng, popok bayi, dan lainnya. Ditambah bantuan dari Pemprov dan masyarakat Jateng  sebanyak 9 ton yang tergerak untuk membantu saudara-saudara kita di Lombok,” beber kapolda.

Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto menuturkan, pengiriman bantuan itu merupakan wujud nyata kepekaan sosial dan respons cepat masyarakat Jateng meringankan beban korban gempa bumi Lombok.

“Begitu diumumkan ada posko pemberangkatan di Lanud Adi Soemarmo, respons jajaran TNI-Polri dan masyarakat Jateng luar biasa. Kepedulian sosial seperti ini perlu terus kita pupuk. Buktikan kepedulian kita terhadap tanah air tinggi,” tandas pangdam.

Di sisi lain, mengingat keterbatasan armada pengangkut bantuan, Wuryanto mengimbau masyarakat yang akan membantu korban gempa di Lombok mewujudkannya dalam bentuk uang. “Karena lebih fleksibel dan mudah disalurkan. Terutama untuk memperbaiki hunian dan fasilitas umum,” terang Wuryanto.

Komandan Lanud (Danlanud) Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang Buldanyah menyampaikan terima kasihnnya kepada jajaran Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro, yang cepat merespons penggalangan bantuan.

Bantuan yang didistribusikan pagi kemarin, lanjut Indan, dibagi menjadi dua tahap. “Sisanya kita koordinasikan dengan Mabes TNI AU. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, Senin atau Selasa seluruh logistik yang sementara kita simpan di gudang bisa segera tersalurkan,” katanya.

Selain bantuan logistik, sebanyak 42 relawan dari sejumlah komunitas di Eks Karesidenan Surakarta ikut diberangkatkan ke Lombok. (atn/wa/jpg/ton)