Balik Ndeso Mbangun Deso

9209
Nuris Dwi Kurniasari (ISTIMEWA)
Nuris Dwi Kurniasari (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – NURIS Dwi Kurniasari terbilang mahasiswa yang sangat beruntung. Adalah gadis asal Turirejo, Kabupaten Demak. Tahun ini telah menyelesaikan studi S1 di Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Keberuntungan yang tak terlupakan, tiga kali ikuti pertukaran pelajar (student exchange).

Pertama ke Universitas Muhammadiyah Makassar selama satu bulan. Kedua, ke Toraja untuk mengkaji ilmu baru dan kultur budaya khas Toraja. “Saya termasuk segelintir orang yang beruntung, kerena telah berhasil lolos seleksi yang cukup ketat,” kata dara kelahiran 11 Januarai 1996 ini.

Yang tak terlupakan, Nuris mendapat kesempatan menjadi mahasiswa di Malaysia selama satu bulan. Gadis capricorn ini menjadi peserta Internasional Teaching Trainee di SIT-IN di Johor Bahru Malaysia. “Wah sangat luar biasa, kesempatan ini saya gunakan sebaik mungkin untuk berlatih mengajar. Ternyata sistem disana, sangat baik,” ucap anggota IMADE (Ikatan Mahasiswa Demak).

Tak hanya pintar, Nuris juga dibekali paras rupawan. Pernah menjurai Putri Jurusan hingga menjadi Role Model dan ikon PGSD kala itu. Berkat kcerdasan dan kecantikannya, berhasil menjadi brand ambassador PGSD untuk PMB UPGRIS.

Lahir dari keluarga berada tidak lantas membuatnya terlena. Ancaman hidup hedonis layaknya anak muda zaman sekarang sempat ia rasakan, namun dia tidak terlarut dalam hal itu. Ia pun berbisnis. Apalagi sudah terlatih sejak mahasiswa. Nuris telah mengambil job freelance Make Up Artist (MUA). Wirausaha kecil-kecilan itu cukup mendidiknya menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung oleh orang tuanya.

Walau telah melalang buana hingga negeri sebrang, keinginannya tetap kuat untuk membangun tempat lahirnya. “Prinsip hidup saya, mengabdikan diri demi kemajuan terutama tempat asal saya. Istilah Jawa-nya Balik Ndeso Mbangun Deso,” ujarnya. (mg21/ida)