Pencuri Dana Desa Mengaku Terlilit Hutang

148
NEKAT: Tiga pelaku pencurian DD Kemetul Kecamatan Susukan yang berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Semarang beserta barang bukti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Setelah susah payah melakukan pengejaran tiga orang pelaku pencurian uang tunai Dana Desa (DD) Kemetul Kecamatan Susukan akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan ke tiga pelaku tersebut Fery Jaya Wawi, 55 warga Kabupaten Magelang. Arifin, 52, warga Kota Magelang, dan Andi Ismanto, 31, warga Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.“Otak dari ketiganya yaitu Fery,” ujar Yusi, Jumat (10/8).

Ketiganya dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Semarang setelah berkoordinasi dengan Polres Brebes di sebuah penginapan di Kabupaten Brebes. Karena sempat melawan saat hendak diringkus, ketiganya dihadiahi tembakan di kaki bagian kiri.

Berhasilnya pengungkapan pelaku pencurian DD ratusan juta tersebut setelah pengolahan dari keterangan saksi-saksi kejadian. “Ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, mengenali ciri-ciri salah satu pelaku yakni berbadan gemuk,” katanya.

Berbekal dari identifikasi TKP dan keterangan beberapa saksi, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Dimana hasil identifikasi menjelaskan jika dua pelaku sebelum beraksi berada di sebuah toko modern yang letaknya tepat di depan BPD UPC Sruwen Kecamatan Tengaran.

Dengan masuk ke gedung perbankan dan berpura pura menjadi nasabah, ketiganya mengamati setiap orang yang mengambil uang tunai. Setelah melihat calon sasaran, kemudian ketiganya mengikuinya.

Hingga sampai di tempat yang sepi mereka melancarkan aksinya. Selain membekuk ketiga pelaku, polisi juga mengamankan dua kendaraan pelaku yang digunakan untuk beraksi. “Yaitu sepeda motor Honda Vario bernopol AB 3647 ZY dan Yamaha Jupiter Z nopol AB 4359 BE,” ujarnya.

Selain itu kepolisian juga menyita sisa uang DD Kemetul yang dicuri sebesar Rp 70 juta. Dijelaskan Yusi, dari pengakuan ketiga pelaku, rencanannya mereka juga akan beraksi di Bumiayu Brebes. “Sisa uang yang lain mereka sudah gunakan,” kata Yusi.

Saat di depan polisi, pentolan komplotan tersebut, Fery mengaku jika aksi tersebut merupakan kali ke dua. Aksi pencurian yang pertama mereka lakukan di Jogjakarta. Bahkan ketiganya masuk dalam DPO Polresta Jogjakarta.

Adapun total DD Kemetul Kecamatan Susukan yang berhasil mereka curi sebesar Rp 278,4 juta. Saat ditanya, sisa uang tersebut, Fery menjawab sudah habis untuk membayar hutang. “Sudah habis untuk membayar hutang,” katanya. (ewb/bas)