Pemkab Batang Terkendala Pendanaan

Akses Jalan Pelabuan Niaga Butuh Rp 38 M

1430
MENARIK: Jika jalan Pelabuhan Niaga segera dibuat, akses menuju pantai Sicepit akan lebih mudah, sehingga bisa menjadi objek wisata baru di Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENARIK: Jika jalan Pelabuhan Niaga segera dibuat, akses menuju pantai Sicepit akan lebih mudah, sehingga bisa menjadi objek wisata baru di Batang. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Jika resmi akan dibuka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang membutuhkan dana sebesar Rp 38 miliar untuk membuat akses jalan khusus menuju Pelabuhan Niaga. Dana tersebut untuk menyiapkan akses infrastruktur jalan sepanjang 2,7 km dengan lebar 11 meter, yang melewati tanah milik Pemkab dan warga di Dukuh Pasir Sari Desa Klidang Lor Kecamatan Batang.

Kemudahan dalam pembuatan akses jalan tersebut menurut Bupati Batang Wihaji didukung dengan kemudahan bahwa sebagian tanahnya milik Pemkab, sehingga akan hemat biaya. “Saya harap pembangunan jalannya dibantu oleh Pemprov, karena membutuhkan dana yang cukup besar yaitu Rp 38 miliar,” katanya Jumat (10/8).

Menurut Bupati, selain Pelabuhan Niaga akan berikan keuntungan kepada Pemkab dan warga setempat, ada potensi lain terbuka, yaitu akan semakin mudahnya akses ke wisata pantai baru, yaitu pantai Sicepit.

Sehingga bisa juga pengembangan untuk wisata pantai, yang hanya butuh polesan sedikit. “Sejak adanya Pelabuhan Niaga, Pemkab sudah menyiapkan akses infrastruktur jalan, namun belum sempurna karena belum selesai pengaspalan akibat terkendala keuangan daerah,” jelas.

Bahkan kedepan akan bisa menyaingi  objek wisata pantai Sigandu yang sudah lama ada.”Karena jalanya cukup luas dan wilayah bagus, selain wisata disepanjang jalan bahkan juga untuk dijadikan kawasan industri,” sebut Wihaji lagi.

Selama ini dalam uji coba Pelabuhan Niaga untuk aksesnya masih menggunkan jalan pelabuhan ikan.  “Pemkab akan lebih serius lagi menata akses jalan pelabuhan niaga dan pelabuhan ikan, untuk kemanfaatan masyarakat, yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan,” lanjut Bupati.

Salah satu masyarakat yang ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Ahmad Udin mengaku menyambut baik jika jalan pelabuhan niaga segera dibuat lebih bagus. Karena di jalur tersebut bisa tumbuh ekonomi baru di Batang. Karena warga Batang memang selama dinilai kreatif, dengan membuat lokasi wisata baru.

“Seperti yang saya lihat di jalur jalan baru Sigandu menuju Ujungnegoro, kini menjadi banyak lokasi wisata pantai baru karena ada jalan yang bagus, mungkin kedepan hal yang sama akan terjadi,” katanya. (han/bas)