Mahfud MD Batal Dampingi Jokowi, Glenn Fredly Sebut Ini Demokrasi

28

JawaPos.com – Joko Widodo (Jokowi) yang sempat digadang-gadang akan menggandeng Mahfud MD sebagai pendampingnya maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ternyata, Jokowi menunjuk Ma’aruf Amin sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) 2019. Musisi Glenn Fredly yang dikenal mengikuti perkembangan sosial dan politik pun setuju dengan pernyataan yang diberikan Mahfud MD terkait batalnya dia mendampingi Jokowi.

Menurut Glenn, keputusan Jokowi memilih Ma’aruf Amin sudah berdasarkan pertimbangan besar. Seperti halnya yang dikatakan Mahfud MD.

“Beliau (Mahfud MD) menggarisbawahi betapa pentingnya kepentingan kita sebagai sebuah bangsa di atas kepentingan nama personal, atau Mahfud MD. Itu sebenarnya sebuah catatan, bahwa pejabat, atau elit kita ini dituntut untuk mempunyai perspektif ke negara lain. Untuk melihat bukan hanya kepentingan kelompok elit tapi juga kepentingan yang besar sebagai sebuah bangsa,” kata Glenn Fredly saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8).

Mahfud MD Batal Dampingi Jokowi, Glenn Fredly Sebut Ini Demokrasi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD batal mendampingi Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. (dok.JawaPos.com)

Bagi Glenn, di sinilah demokrasi, yakni siapapun bebas memilih. Meskipun, banyak yang kecewa Mahfud MD batal mendampingi Jokowi. Sebaliknya, Presiden RI ke-7 itu lebih memilih didampingi oleh Ma’aruf Amin.

“Mungkin ada orang yang kecewa, tapi buat saya inilah demokrasi yang harus kita lihat secara utuh. Nggak bisa cuma setengah-setengah karena buat saya apapun yang terjadi Indonesia itu menjadi catatan penting, rumah bersama yang harus dilihat lebih besar daripada hanya kepentingan elektoral sesaat,” papar Glenn.

Terlepas dari siapa pasangan Jokowi, Glenn memberikan respons netral dengan memaparkan pemimpin ideal menurut kacamatanya. Tentu saja pilihannya kelak bergantung pada visi misi yang dibawa oleh calon presiden (capres) tersebut.

“Pemimpin itu harus mencerminkan keberadaan masyarakat secara umum. Bukan siapa yang memimpin tapi justru visi dari pemimpin itu yang memikirkan tentang keberadaan bangsa dan negara ke depan,” tegas Glenn.

Diketahui, pada Kamis (9/8), kandidat bakal capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengumumkan cawapres mereka. Jokowi akhirnya menggandeng Ma’aruf Amin. Sementara Prabowo yang dikabarkan menggandeng calon berinisial A, mengumumkan nama Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno sebagai pasangannya dalam Pilpres 2019 mendatang.

Kedua pasang capres dan cawapres itu pun mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (10/8).

(yln/JPC)