Krandon Jadi Percontohan Kampung KB

463
KAMPUNG KB: Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti, meresmikan Kampung KB di Desa Krandon Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KAMPUNG KB: Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti, meresmikan Kampung KB di Desa Krandon Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Desa krandon, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, akhirnya dipilih sebagai desa percontohan program Keluarga Berencana (KB). Karena meski termasuk salah satu desa terpencil, namun kepesertaan warganya akan kepedulian akan keluarga berencana cukup tinggi.

Hal tersebut disampikan oleh Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti, saat meresmikan Kampung KB dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-25 (Harganas) Tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2018, di Desa Krandon Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan kemarin (10/8).

Menuruynya Kampung KB itu bukan sebuah prestasi, maka harus dibantu secara bersama, oleh semua pihak termasuk Organisasi Pemerintah daerah (OPD) yang ada sehingga daerah tersebut menjadi sejajar dengan daerah lain.

“Untuk mengawali agar secara nasional kita bisa sejahtera itu, dimulai dari yang terkecil yaitu keluarga, kalau keluarga itu baik maka otomatis nasional itu akan baik, kalau ketahanan keluarga bisa diwujudkan di tingkat keluarga itu sendiri maka ketahanan nasional juga ikut bisa diwujudkan,” ungkap Wakil Bupati Arini.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Agus Pujiyanto mengatakan dengan dibentuknya Desa Krandon Kecamatan Kesesi, sebagai Desa Kampung KB, tentunya berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan, dan di Desa Kampung KB ini bisa berkembang menjadi semakin maju.

“Sehingga diharapkan dengan dibentuknya Kampung KB di Desa Krandon Kecamatan Kesesi ini, menambah semangat kepada para penduduknya untuk bisa bersama-sama memajukan daerahnya, sehingga bisa sejajar dengan daerah lain yang telah maju terlebih dahulu. Dan dengan dibentuknya Kampung KB diharapkan tidak ada lagi masyarakat di Desa Krandon ini, yang tidak ber-KB lagi khususnya kepada para usia subur,” kata Agus.

Agus juga menegaskan bahwa Kampung KB ini, tidak hanya untuk keluarga berencana saja, akan tetapi semua sektor bisa dilibatkan. “Termasuk juga dari infrastruktur maupun pembangunan yang lain, baik secara kelembagaan/dinas maupun organisasi masyarakat, bisa mengambil peran didalam Kampung KB tersebut,” tegas Agus. (thd/bas)