Kenalkan Musik Remix dengan Aransemen Musik Khas Jawa

Donny Richie Setiawan, DJ Muda Asal Semarang Wakili Indonesia di Amsterdam

111
BERLATIH KERAS: Donny Richie Setiawan (Doci) rutin berlatih elang mengikuti ajang Amsterdam Dance Even (ADE) 2018 Oktober mendatang. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERLATIH KERAS: Donny Richie Setiawan (Doci) rutin berlatih elang mengikuti ajang Amsterdam Dance Even (ADE) 2018 Oktober mendatang. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – Dia adalah Donny Richie Setiawan atau yang akrab disapa Doci, sebelumnya berhasil mengalahkan sekitar 611 peserta Remix Competition Iceperience ditingfkat nasional yang digelar belum lama ini. Donny Richie Setiawan alias Doci, musisi muda asal Kota Semarang akan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Amsterdam Dance Even (ADE) 2018 pada Oktober mendatang. ADE adalah ajang  EDM atau Electronic Dance Music Industry terbesar di dunia. Dalam gelaran tersebut akan dihadiri ribuan clubbers, produser, event-organisator kelas dunia, dan DJ selama lima hari. Seperti apa?

ADENNYAR WYCAKSONO

PRESTASI bukan hanya sisi akademik saja. Tapi, bisa juga prestasi dalam bidang seni dan hobi. Seperti yang dilakukan  Doci. Pria kelahiran Semarang, 25 Agustus 1995 ini berhasil menunjukkan potensinya di dunia disk jockey (DJ)di tingkat nasional serta mewakili Indonesia tampil di ADE 2018 yang skalanya adalah ajang musik internasional.

“Dulu saya sempat gagal kuliah, bahkan dua kali. Karena ketertarikan saya pada dunia musik. Di dunia ini saya mencoba total sebagai seorang DJ sekaligus produser, kebetulan usaha saya berhasil, dan bisa tampil di Amsterdam Belanda,” kata Doci kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pilihannya untuk keluar kuliah dan menjadi seorang DJ bukan tanpa pertentangan dari kedua orangtuanya. Namun pertentangan tersebut malah dijadikannya cambuk untuk berusaha lebih keras. Sehingga bisa membuat kedua orangtuanya bangga. Awalnya dua tahun lalu, ia ikut dalam ajang remix yang diselenggarakan oleh Nasmoco dan berhasil menjadi juara I.

Dari situlah Doci terus mematangkan skill dan mencoba berbagai ajang lainnya pada 2017. Di anitaranya, ajang pencarian bakat DJ yang digagas oleh artis sekaligus DJ Riri. “Saat itu saya memang tidak juara, namun karya saya diapresiasi oleh DJ Riri dan bahkan dimasukkan dalam album project DJ Riri yakni Spincah,” tambahnya.

Tak mau menyerah, Doci terus mencoba mengikuti berbagai ajang lomba remix, akhirnya pada Juli lalu ia berhasil mendapatkan juara pertama Remix Competition Iceperience dan mengalahkan 611 peserta dari seluruh Indonesia yang digelar International Clubbing Experience (ICE) bekerja sama dengan #LOKALITUKEREN Community.

“Saya keluar sebagai juara pertama setelah mengarasemen ulang lagu “Mess” milik DJ Winky Wiryawan dengan memberikan sentuhan elemen gitar, sehingga terdengar lebih megah dan nikmat pada aransemennya,” tutur Doci di studionya, Wavegang, di Jalan Wologito Tengah VI/48 Manyaran, Semarang, kemarin.

Putra ketiga dari lima bersaudara dari Retno Tj mengatakan, untuk Salatiga musik menjadi sebuah musik EDM bukanlah hal yang mudah. Salah satunya harus mengerti ketukan lagu, hal tersebut wajib dimiliki oleh seorang Dj sekaligus produser seperti dirinya memikirkan kreativitas, aransemen, dan harus membaca frekuensi nada biar bisa memotong sesuai instrumennya.

“Awal berlatih sejak 2013 lalu, sampai sekarang saya sudah punya 10 lagu. Bahkan lagu smack dance masuk label spinach record. Ada satu lagi yang masih proses rencana masuk album juga,” katanya.

Disinggung persiapan untuk tampil di Amsterdam Belanda, dihadapan DJ Internasional, Doci mengaku sedang menyiapkan EDM tematik versi Jawa yang memasukkan elemen musik seperti gamelan, angklung dan sinden. Misinya sangat mulia, yakni mengenalkan kebudayaan Jawa dengan kemasan yang berbeda agar DJ asal Indonesia bisa dikenal luas karena kualitasnya dan kreativitasnya yang tidak kalah dengan DJ dari luar negeri.

“Saya punya misi mengenalkan budaya Indonesia, mixing lagu materinya sudah saya siapkan dengan instrumen gamelan, anglung, dan yang lainnya. Untuk membuktikan bahwa musik Indonesia juga asyik diaransemen,” jelasnya.

Meski masih muda, Doci pun kini telah memiliki usaha rental peralatan DJ hingga memberikan pelatihan DJ kepada anak-anak, remaja sampai orang dewasa di studionya Wavegang. Menurut dia, masyakat menghasilkan alunan musik yang indah dan bisa dinikmati semua kalangan.“Di rumah saya juga  DJ, agar DJ di Semarang bisa berkembang dan menunjukkan kualitasnya, sekaligus sebagai ajang mencari bibit baru di dunia musik remix, (Indah Kudus).