Inovasi Tingkatkan Perekonomian

352
TUNJUKKAN PRODUK : Mahasiswa tim 2 KKN tematik Undip bersama dosen pembina Fahmi Arifan dan Ny Sukesi, Ketua KUB Jahe Desa Tlogowungu Kecamatan Kaloran, Temanggung. (IST)
TUNJUKKAN PRODUK : Mahasiswa tim 2 KKN tematik Undip bersama dosen pembina Fahmi Arifan dan Ny Sukesi, Ketua KUB Jahe Desa Tlogowungu Kecamatan Kaloran, Temanggung. (IST)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Melihat potensi tanaman jahe di Desa Tlogowungu Kecamatan Kaloran, Temanggung, mahasiswa KKN Tematik Undip tergerak untuk membantu mengembangkan inovasi produk jahe dan pemasarannya.

Sebelumnya, warga setempat, Ny Sukesi bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) telah memproduksi olahan jahe instan secara konvensional. Namun selama ini dirasa masih kurang. Edukasi cara pemasaran yang tepat sasaran juga belum didapatkan oleh masyarakat setempat.

Dosen pembina KKN tematik Undip Fahmi Arifan, ST, M.Eng mengatakan diterjunkannya KKN tematik di Desa Tlogowungu untuk mengangkat perekonomian masyarakat desa. “Dengan adanya pendampingan usaha aneka olahan produk jahe ini diharapkan bisa maju dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Inovasi jahe yang diciptakan yakni permen jahe, permen jelly jahe, bandrek jahe, enting-enting jahe, serta produk utamanya yaitu jahe instan. “Selain itu ada produk nonpangan yaitu pestisida nabati yang berkhasiat untuk melindungi tanaman pertanian dari serangan hama dan serangga tertentu,” papar Hanifa Mayla salah satu mahasiswa KKN tim 2 Desa Tlogowungu. Desa Tlogowungu merupakan desa mitra binaan Undip melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jahe yang fokus pada pengembangan produk jahe instan.

Selain itu, mahasiswa KKN juga membantu memaksimalkan pemasaran jahe instan melalui e-commerce. “Yakni penjualan produk-produk inovasi jahe secara online,”tandas mahasiswa yang KKN di Desa Tlogowungu sejak 5 Juli dan berakhir 10 Agustus 2018 itu.

Ketua KWT sekaligus Ketua KUB Jahe Desa Tlogowungu, Ny Sukesi mengaku terbantu dengan pendampingan dari Undip. “Pendampingan dari mahasiswa tim II KKN ini dapat memberikan jalan dan tindak lanjut kepada KUB Jahe agar dapat berkembang. Serta memberikan semangat kepada ibu-ibu KWT maupun ibu-ibu PKK RT RW untuk meneruskan inovasi jahe,” tandasnya.

Sejak 2015 LPPM Undip telah memberikan bantuan peralatan kepada KUB Jahe Desa Tlogowungu. Yakni mesin granulator untuk mengkristalkan jahe sehingga menjadi jahe instan. Kemudian, mesin pemarut jahe, mesin penyaring ampas jahe. Bantuan lain yang akan diserahkan adalah mesin pengemas jahe instan agar lebih mudah dipasarkan. (*/lis)