Gelapkan Mobil Rental dan Kuras Penginapan

99

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Modus penipuan selalu berkembang seiring perubahan zaman. Kali ini, Tri Budiono, 30, warga Cibeureum, Cimahi Selatan, Jawa Barat, yang diduga pelaku penipuan, tak hanya menggelapkan mobil, tapi menguras penginapan. Karena itulah, Diana Wulandari, warga Pati, melaporkannya ke Polrestabes Semarang, Jumat (10/8) kemarin.

Diana Wulandari didampingi suaminya. Erwin Setia Hermawan. Dalam pelaporan tersebut, Erwin menerangkan kejadiannya berawal saat terlapor menghubunginya untuk meminjam mobil. Lantas Erwin menyanggupi. Lantas mengantarkan mobil Honda Brio K 9081 MH kepada Tri yang sedang bersama dua temannya baru saja turun dari kereta api (KA) di Stasiun Poncol, Senin (6/8), pukul 08.00.

“Ketemuan di Stasiun Poncol. Di sana masih tarik ulur, apakah jadi pinjam mobil atau tidak. Tapi waktu di sana (Poncol, red), saya langsung menyerahkan mobil,” ungkap Erwin di Mapolrestabes Semarang, Jumat (10/8) kemarin.

Saat proses penyerahan mobil tersebut, Erwin sempat meminta identitas terlapor, baik berupa KTP dan NPWP. Bahkan untuk memperkuatnya, Erwin juga meminta identitas salah satu rekan terlapor bernama Firmansyah Gunadi Putra warga Bandung Kidul.

“Saya dapat jaminan identitas, sempat saya foto juga orangnya. Lalu saya juga diberikan alamat mereka tinggal, yaitu Guest House Galeri di daerah Pedurungan. Sudah saya cek guest house tersebut, memang ada. Jadi saya percaya,” bebernya.

Erwin mengaku tidak menanyakan keperluan meminjam mobil kepada Tri. Hanya saja, mobil kesayangannya tersebut dipinjam oleh Tri selama empat hari hingga Kamis (9/8) kemarin. Namun setelah tenggat waktu peminjaman habis, terlapor belum juga mengembalikan mobil tersebut. “Sesuai perjanjian empat hari dikembalikan. Namun sampai tenggat waktu tiba, dia tidak dapat dihubungi,” katanya.
Merasa curiga dan khawatir, Erwin berinisiatif mendatangi guest house untuk mengecek terlapor dan mobilnya di tempat tersebut. Sesaat mendatangi guest house, Erwin tidak menjumpai mobilnya dan terlapor juga sudah tidak di tempat penginapan.

“Saya tanyakan, jawaban pemilik guest house justru mengagetkan. Ternyata, barang-barang di guest house juga ada yang hilang bersama hilangnya terlapor. Makanya saya lapor ke polisi,” imbuhnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi mengatakan laporan tersebut telah diterima. Saat ini masih dalam penyelidikan termasuk memintai keterangan saksi. “Laporan akan kami tindaklanjuti,” katanya. (mha/ida)