Tampilkan 7 Barongsai di Festival Cheng Ho

144
PERSIAPAN: Anggota Sasana Nacha Dharma berlatih barongsai di Kelenteng Sam Po Kong, Semarang, kemarin. (Triawanda Tirta Aditya/Jawa Pos Radar Semarang)
PERSIAPAN: Anggota Sasana Nacha Dharma berlatih barongsai di Kelenteng Sam Po Kong, Semarang, kemarin. (Triawanda Tirta Aditya/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jelang Festival Cheng Ho yang dibuka Sabtu (11/8) besok, persiapan terus dilakukan. Seperti yang dilakukan  perkumpulan barongsai Sasana Nacha Dharma. Mereka rutin latihan setiap 2 minggu sekali. Kelompok barongsai ini fokus melatih kekompakan tim dalam setiap gerakan yang akan ditampilkan saat pembukaan acara tersebut. Selama 3 jam latihan, sedikitnya 20 gerakan atraksi barongsai diperagakan.

Sebanyak 15 anggota Sasana Nacha Dharma sengaja memilih waktu malam hari pukul 19.00 dalam berlatih. Sebab, malam hari Sam Po Kong sepi pengunjung, sehingga mereka bisa berkonsentrasi penuh saat latihan. Setiap anggota berusaha berlatih dengan sungguh-sungguh. Mereka selalu mengulangi gerakan yang sama berkali-kali apabila terdapat salah satu pemain yang lupa mengingat gerakan tersebut.

Ketua Sasana Nacha Dharma, Budi Pribowo, mengatakan, pihak Sam Po Kong telah memberi kepercayaan kepada  perkumpulannya dalam pembukaan Festival Cheng Ho pada Sabtu pukul 09.00 besok.

“Kami akan berikan penampilan terbaik saat pembukaan Festiva Cheng Ho, akan ada banyak gerakan-gerakan baru yang lebih kreatif dan atraktif yang baru pertama kali kami tampilkan khusus untuk memeriahkan acara ini,” kata Budi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (9/8).

Pria yang memiliki UMKM pembuatan barongsai ini menambahkan, perkumpulanya akan menampilkan sebanyak 7 barongsai yang meliputi jenis Hoksan (bebek), Foxsan (kucing), Dragon (naga), dan Gedawangan. Sekitar 20 anggota Sasana Nacha Dharma akan berperan sebagai pemain barongsai maupun pengiring musik.

Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Semarang, Giarsito Sapto Putratmo, mengatakan, pihaknya sangat mendukung Festival Cheng Ho karena merupakan event yang sangat menarik dan tidak boleh dilewatkan karena hanya digelar setahun sekali. “Tentu kami berharap banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang nantinya untuk menonton dan mengikuti serangkaian acara Festival Cheng Ho seperti pertunjukan seni budaya, bazar kuliner, serta kirab budaya dari Kelenteng Tay Kak Sie menuju Kelenteng Sam Po Kong,” ujar Giarsito.

Rencananya, Festival Cheng Ho akan berlangsung selama 11 hari, dimulai Sabtu (11/8) hingga Minggu (19/8) mendatang. Acara yang sudah masuk dalam 100 Wonderful Event di Indonesia ini diperkirakan akan menyedot ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. (cr2/aro)