Sulap Limbah Jamu Jadi Sabun Rempah 

200
WORKSHOP: Tim KKN PPM UPGRIS saat mendampingi warga Wonolopo membuat sabun rempah dari limbah jamu, kemarin. (TIM KKN PPM UPGRIS)
WORKSHOP: Tim KKN PPM UPGRIS saat mendampingi warga Wonolopo membuat sabun rempah dari limbah jamu, kemarin. (TIM KKN PPM UPGRIS)

RADARSEMARANG.COM, MIJEN – Hal kreatif dilakukan oleh tim KKN  PPM Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Mereka mengajarkan dan melatih warga untuk mengembangkan sabun. Namun sabun disini bukan sabun biasa tapi sabun rempah yang terbuat dari limbah jamu.

Sepertinya aneh, tapi itulah yang terjadi di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen. Daerah tersebut memang dikenal sebagai kampung jamu. Hampir seluruh warganya memproduksi jamu olahan. Sehingga banyaknya hasil jamu berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkannya.

Tim KKN PPM UPGRIS yang dipimpin oleh dosen Dra Siti Lestari MPd  mengakui limbah-limbah tersebut selama ini hanya dibuang begitu saja oleh warga. Ada juga yang dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak. “Inilah yang menginspirasi kami untuk memanfaatkan limbah jamu ini menjadi produk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomis bagi warga,” katanya.

Setelah dilakukan penelitian, lanjut Siti, ternyata limbah jamu dapat dimanfaatkan untuk membuat sabun. “Hasilnya ternyata bisa, bahkan sabunnya ini alami tidak mengandung bahan kimia berbaya,” katanya.

Dari hasil penelitian tersebut, pihaknya kemudian memberikan pelatihan kepada pemuda dan warga umum. Tujuannya, selain mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Wonolopo, juga memanfaatkan limbah jamu untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau.

Nikmatul Fikriah, salah satu mahasiswa peserta KKN PPM mengatakan adanya ini sabun limbah jamu ini menurutnya menambah pesona kampung tematik Kelurahan Wonolopo. Yakni sebagai Kampung Jamu yang sudah dilaunching wali kota Semarang.

Tak hanya workshop sabun jamu saja, tim KKN juga melakukan program penanaman dan online marketing. “Sehingga bisa selaras, mereka bisa memasarkan jamu dan sabun secara online nantinya,” tandasnya.

Dr Feny Roshayanti, MPd, tim dosen KKN PPM UPGRIS 2018 lainnya berharap dengan pelatihan tersebut warga bisa segera membentuk UMKM binaan UPGRIS. Sehingga produksi sabun rempah berbahan limbah jamu ini bisa terpasarkan dengan baik. (bud/sct/bas)