Penerbangan Beberapa Kloter Telat

Ombudsman Pantau Pelayanan Haji

128

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jateng melakukan pemantauan di Embarkasi Surakarta untuk memastikan pelayanan jamaah haji reguler berjalan baik. Mengingat tahun lalu masih ditemukan permasalahan dalam penyelenggaraan ibadah haji reguler dalam skala nasional.

Pemantauan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Acim Dartasim. ”Pemantauan dilakukan terhadap pelayanan kesehatan, akomodasi, transportasi, bimbingan ibadah haji serta sarana pendukung lainnya,” ujar Acim.

Dirinya mengatakan, pelayanan kepada calon jamaah haji di embarkasi Surakarta secara umum terlaksana dengan baik. Hanya saja, pihaknya masih menemukan adanya kendala pemberangkatan jamaah pada beberapa kloter karena masalah teknis penerbangan.

”Tapi jamaah calon haji sudah memperoleh kompensasi akomodasi maupun konsumsi sesuai waktu keterlambatan dari pelaksana angkutan udara jemaah haji. Hal ini mengacu pada Pasal 9 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 1 Tahun 2013,” terangnya.

Dalam hal ini, Ombudsman Jateng mengapresiasi PPIH Embarkasi Surakarta dan instansi-instansi terkait yang telah berupaya maksimal memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji dalam 95 kloter dari seluruh daerah di Provinsi Jateng dan DIJ.

Dijelaskan olehnya, mulai tahun ini calon jamaah haji asal Jateng dan DIJ juga diberikan kemudahan melalui perekaman data biometrik di Embarkasi Surakarta. Inovasi yang disepakati Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama dengan Komisi Pengawas Arab Saudi ini dinilai cukup efisien memangkas waktu pemeriksaan imigrasi serta mengurangi kelelahan calon jamaah setibanya di Saudi.

Meski sempat mengalami kendala pada awal penerapannya, lanjutnya, seluruh tim yang terlibat mampu memberikan solusi sehingga perekaman data biometrik kloter 5 dan seterusnya berjalan lancar. ”Ini menunjukkan bahwa seluruh instansi yang menyelenggarakan pelayanan haji telah berkoordinasi dengan baik,” bebernya.

Acim berpesan, kepada jamaah calon haji yang menemukan pelayanan kurang baik atau tidak sesuai, agar menyampaikan melalui Whatsapp atau Call Center Haji yang telah disediakan oleh Kementerian Agama. Termasuk jika ada saran untuk perbaikan penyelenggaraan pelayanan ibadah haji di tahun mendatang. ”Tentu kami mendorong PPIH untuk juga mengoptimalkan penanganan pengaduan,” tutur Acim. (sga/ida)