Masa Pinjam Dibatasi 3 Hari

503
BACA LEBIH MUDAH : Aplikasi iMagelang bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
BACA LEBIH MUDAH : Aplikasi iMagelang bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang meluncurkan Aplikasi iMagelang. Pelayanan baru ini diklaim memudahkan anggota perpustakaan dalam meminjam buku, sekalipun terhalang waktu untuk berkunjung ke kantor pelayanan. Namun masa pinjam buku elektronik (e-book) hanya dibatasi selama tiga hari.

“Sekarang, siapapun bisa membaca buku melalui iMagelang. Tidak hanya masyarakat kota, tapi masyarakat luar kota juga bisa memanfaatkan layanan ini dengan mengunduh aplikasinya di Play Store secara gratis,” kata Plt Kepala Disperpusip Kota Magelang, Triyamto Sutrisno, usai peluncuran aplikasi di Gedung Kyai Sepanjang, Rabu, (8/8).

Triyamto menyebut, kehadiran aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial ini menjawab tantangan zaman. Di mana aktivitas masyarakat tidak lepas dari gawai. Menurutnya, aplikasi ini bisa dikembangkan. Tiap organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, komunitas dan siapapun bisa membuat konten ePustaka. “Aplikasi ini juga bisa menjadi media interaksi,” ujarnya.

Plh Sekda Kota Magelang, Joko Soeparno berharap, inovasi yang didukung dengan teknologi ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Seperti ia ketahui, sesuai survei Google, pengguna internet terus mengalami kenaikan. Karena itu, ia meminta OPD memanfaatkan momentum tersebut sebagai peluang menambah pelayanan. “Peluang tersebut, kemudian melahirkan tren perpustakaan digital, perpustakaan virtual. Ini adalah langkah konkret dalam menjawab dan meningkatkan fungsi pelayanan kepada masyarakat, serta peka terhadap perkembangan zaman,” paparnya.

CEO PT Woolu Aksara Maya, Sulasmo Sudharno selaku pihak rekanan menjelaskan, iMagelang juga berbasis komunitas. Di dalamnya ada konten berbentuk buku yang didigitalkan, kemudian dilindungi dan tidak bisa disebarluaskan tanpa izin. (put/ton)