Target TMMD Reguler Terealisasi 

166
SESUAI TARGET: Danrem Makutarama Kolonel Inf Jhony Pardede bersama Dandim 0714 Letkol Inf Prayoga Erawan meninjau lapangan Desa Bonomerto saat pembukaan TMMD Reguler beberapa waktu lalu. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SESUAI TARGET: Danrem Makutarama Kolonel Inf Jhony Pardede bersama Dandim 0714 Letkol Inf Prayoga Erawan meninjau lapangan Desa Bonomerto saat pembukaan TMMD Reguler beberapa waktu lalu. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-102 Kodim 0714/Salatiga di Desa Bonomerto, Kecamatan Kabupaten Semarang memasuki hari terakhir pelaksanaannya. Upacara penutupan akan dipimpin dengan inspektur upacara Kolonel Inf Jhoni Pardede di lapangan desa Bonomerto.

Upacara penutupan akan diisi dengan penyerahan piala lomba linmas antar desa, penyerahan Izin Usaha Mikro dan Kecil serta penyerahan bantuan susu kepada siswa SD. Peserta upacara juga akan dihibur dengan atraksi barongsai dari Yon Arhanudse 15, tari maumere dari Persit KCK cabang XXXV Kodim 0714 Salatiga, drumblek dan band dari Yonif 410/Alugoro.

Komitmen dan target sasaran yang dicanangkan diawal, semua berhasil diselesaikan. Bahkan ada beberapa sasaran tambahan yang terselesaikan juga. Tujuan dari TMMD ini adalah untuk terbangunnya fasilitas umum atau infrastruktur dalam menunjang kelancaran aktifitas masyarakat di daerah. Selain itu juga tersedianya sarana transportasi antar daerah serta membantu kesejahteraan masyarakat dan dapat menambah rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.

Sasaran pokok yang dikerjakan adalah betonisasi jalan yang menghubungkan antara dusun Mesu, dusun Gedong, dan dusun Krajan di desa Bonomerto. Jalan dibuat betonisasi sepanjang 1571 meter dengan lebar 3 meter itu berhasil memudahkan akses warga setempat. Mulai dari jarak yang dipersingkat dan ekonomi yang meningkat karena jalur yang membawa pertanian semakin mudah dan cepat. Selain itu, satgas TMMD bersama masyarakat juga melakukan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) warga setempat yang berjumlah 11 unit.

Selain sasaran pokok, TMMD juga berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran tambahan yakni betonisasi jalan di Dusun Gedong sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter. Juga melakukan rehab mushola serta jambanisasi di belasan rumah warga.

Diluar sasaran fisik, satgas TMMD tidak lupa juga melakukan pemberdayaan masyarakat melalui sasaran non fisik. Banyak sekali kegiatan non fisik yang dilakukan seperti yang dilakukan oleh Persit yakni pelatihan rias pengantin, pelatihan pembuatan hantaran pernikahan dan pembuatan kue brownies dari ubi.

Kemudian ada banyak kegiatan sosialisasi seperti pengurusan sertifikat dari BPN Semarang, penyuluhan pemberdayaan ekonomi desa, Penyuluhan penanggulangan dan pencegahan kematian ibu hamil, pelatihan sepakbola guru olahraga di Kecamatan Suruh, Pengobatan massal hingga penyuluhan ketenagakerjaan. (sas/bas)