Purna Tugas, 27 Purnawirawan Polri Diarak

477
PELEPASAN: Tradisi pelepasan 27 purnawirawan Polri di Polres Kendal menggunakan pedang pora dan diarak menggunakan delman. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELEPASAN: Tradisi pelepasan 27 purnawirawan Polri di Polres Kendal menggunakan pedang pora dan diarak menggunakan delman. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Ada tradisi unik di Polres Kendal dalam melepas purnawirawan polisi. Untuk menghargai jasa polisi, selain digelar tradisi pedang pora, mereka mengarak 27 polisi purna tugas menggunakan kereta delman atau dokar mengelilingi kota Kendal.

Sebelum diarak, 27 purnawirawan polisi itu dilakukan upacara pelepasan anggota Polri di halaman Polres Kendal. Dalam kesempatan tersebut Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya memberikan bingkisan sebagai tanda ucapan terima kasih telah membantu unit Polres Kendal selama ini.

Bahkan meski sudah memasuki masa purna tugas, mereka masih memiliki semangat yang tinggi untuk mengabdikan kepada negara. “Rasa semangat ini harus bisa menjadi contoh bagi anggota polri di Polres Kendal setiap menjalankan tugas-tugasnya,” kata Adiwijaya, kemarin (7/8).

Usai dilakukan upacara pelepasan, 27 personel purnawirawan itu dilepas dengan tradisi pedang pora yang begitu sakral. Selanjutnya dilanjutkan dengan jabat tangan dengan seluruh anggota polisi di halaman Polres Kendal. Tangis haru mewarnai tradisi jabat tangan tanda perpisahan, ucapan terima kasih dan permintaan maaf.

Acara dilanjutkan dengan puncaknya yakni arak-arakan. 27 purnawirawan polisi itu diarak menggunakan 14 delman yang telah disiapkan oleh Polres Setempat. Nampak Kapolres dan Wakilnya berserta istri-istrinya ikut menaiki delman mengarak 27 purnawirawan. Arak-arakan dikawal menggunakan mobil patwal  mengelilingi Kota Kendal.

Kapolres  tetap berharap, mereka yang sudah purna tugas ini supaya tetap melayani masyarakat. Selain itu agar bisa membantu tugas-tugas kepolisian, yakni dengan memberi saran dan masukan untuk perbaikan Polri ke depan.

“Kami tidak mungkin bisa terus berkembang tanpa masukan dan saran dari berbagai pihak, termasuk dari mereka yang sudah purna tugas. Jadi jangan segan untuk memberikan masukan, saran ,” tandansya.

Salah satu  anggota polisi yang sudah  purna tugas, AKP Rifan mengaku senang dengan acara  pelepasan ini. Ia mengaku meski sudah purna tugas, dirinya akan selalu siap untuk mengabdikan diri pada masyarakat. “Purna tugas bukan halangan untuk mengabdikan diri pada masyarakat. Tapi justru  mengabdikan diri dengan hal lainnya yang belum pernah dilakukan selama tugas menjadi Polisi,” katanya. (bud/bas)