Pedagang Diimbau Tera Ulang

167

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – UPT Metrologi Kota Magelang tiap hari membuka pelayanan tera ulang bagi para pedagang. Upaya ini untuk mencegah terjadinya kecurangan oleh oknum yang memainkan timbangan. Juga memberikan perlindungan konsumen.

“Antusias pedagang untuk melakukan tera ulang cukup tinggi,” kata Kasubbag Tata Usaha (TU) Metrologi, Winarto mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Sri Retno Murtiningsih, kemarin.

Buktinya, hasil sosialisasi di pasar tradisional, sekitar 80 persen pedagang sadar mengikuti tera ulang. Meski demikian, ia mengaku ada segelintir pedagang masih rewel. Ia harus melakukan pendekatan, agar pedagang tersebut mengikuti standardisasi.

“Pedagang merasa keberatan, jika harus menutup dagangannya lebih awal untuk mengikuti tera ulang ke kantor,” imbuh Winarto yang punya alternatif jemput bola.

Seorang pedagang di Pasar Rejowinangun, Wiwin mengaku tak memiliki waktu jika harus melakukan tera ulang. Dia beralasan tidak ada orang lain yang membantu berjualan. “Kalau mau cek kir, tidak bisa buka toko karena tidak ada yang ganti jaga,” tuturnya.

Lain halnya dengan Paikem. Pedagang ikan di Pasar Rejowinangun ini justru rutin memperbaiki timbangan bebek. Selama ini, ia mengaku sudah mengikuti tera ulang sebanyak lima kali. Manfaatnya pun dirasakan. Timbangan selalu cocok, dan tingkat kepercayaan pembeli meningkat. (mg22/mg23/mg24/put/lis)