Manfaatkan Teknologi untuk Majukan Petani

201
PANEN : Plt Bupati Tegal Hj Ummi Azizah saat memimpin panen musim tanam I 2018, di Desa Rembul dan Tuwel, Kecamatan Bojong Tegal, Selasa (7/8). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PANEN : Plt Bupati Tegal Hj Ummi Azizah saat memimpin panen musim tanam I 2018, di Desa Rembul dan Tuwel, Kecamatan Bojong Tegal, Selasa (7/8). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SLAWI –  Petani di Desa Rembul dan Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, panen raya tiga ton bawang putih. Panen bawang tersebut diperoleh dari lahan seluas 2.000 meter persegi, Selasa (7/8) pagi.

Panen kali ini merupakan hasil dari musim tanam I 2018. Bawang tersebut hasil budidaya kelompok tani binaan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal dan Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Tegal.

“Kesuksesan panen ini merupakan kerjasama dengan Kementrian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Distanhutbun, PKHT IPB Bogor, PT Wingsfood untuk lahan sebanyak 67 hektare,” jelas Dian nugraha Deputi Direktur KPw BI Provinsi Jateng di sela-sela panen raya.

Menurutnya, hasil produktivitas sudah mulai bagus, terutama untuk mengejar kebutuhan bibit secara regional dan nasional seperti yang diharapkan Kementrian Pertanian.

Hal ini menunjukkan semangat petani yang semakin banyak tertarik budidaya bawang putih di Kabupaten Tegal. Namun perlu dukungan berbagai pihak sehingga budidaya bawang putih menghasilkan kuantitas, kualitas dan produktivitas yang tinggi.

Salah satunya, berupa dukungan teknologi seperti smartphone dan jaringan telekomunikasi yang lancar menjadi sangat penting sehingga pemanfaatan teknologi informasi bisa dimanfaatkan maksimal oleh petani bawang putih.

“Kesulitan jaringan telekomunikasi perlu didorong oleh pemerintah untuk memajukan petani sebagai akses informasi, kontrol, pengendalian, dan berbagai hal keuntungannya. Terlebih tujuan kemandirian pangan mengurangi ketergantungan import bawang putih dan mendorong ekonomi pendapatan petani secara nasional,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Bupati Tegal, Umi Azizah, Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan sejumlah SKPD Pemkab Tegal. “Terima kasih kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal yang telah menjalin kerjasama untuk kembali menjayakan Bawang Putih Tuwel menjadi produk unggulan,” ungkapnya.

Menurut Umi, Tuwel pernah menjadi daerah penghasil bawang putih terbesar di Indonesia sekitar tahun 1983 – 1991. Bawang putih dari Tuwel dikenal sebagai produk hortikultura unggulan yang dikenal secara nasional. (han/zal)