Mahasiswa UM Magelang Ciptakan Romusa

134
EFEKTIF : Siswa SDN Sriwedari 2 belajar aksara Jawa menggunakan metode Romusa penemuan mahasiswa Prodi FKIP UM Magelang. (UMM for JP Radar Kedu)
EFEKTIF : Siswa SDN Sriwedari 2 belajar aksara Jawa menggunakan metode Romusa penemuan mahasiswa Prodi FKIP UM Magelang. (UMM for JP Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Empat mahasiswa Prodi PGSD FKIP UM Magelang menciptakan inovasi baru dalam pembelajaran bahasa Jawa. Keempat mahasiswa tersebut adalah Febri Kalingga Atriyanto, Dyas Anggraini Pandanwangi, Isnaeni Ulfa, dan Ira Aulia Sudiawati. Media pembelajaran itu diberi nama  Romusa Katulistiwa : Roti Muter Kedaluwarsa Kanggo Tulis Tinulis Aksara Jawa. Dengan dibimbing oleh Galih Istiningsih, M.Pd, proposal Program Kreativias Mahasiswa (PKM) tersebut lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 bersama dua PKM UM Magelang lainnya. Ketiga proposal itu telah melalui tahapan monitoring dan evaluasi Juli lalu.

Ketua panitia  Febri Kalingga Atriyanto menjelaskan ide pembuatan Romusa berawal dari permasalahan di SDN Sriwedari 2 dan potensi dari Hotel Manohara di Borobudur.

“Permasalahan di SDN Sriwedari 2 yaitu rendahnya kemampuan menulis aksara Jawa yang merupakan salah satu bagian dari mata pelajaran Bahasa Jawa, ” ungkap Febri.

Di sisi lain, lanjut Febri, di Hotel Manohara terdapat sisa roti kedaluwarsa yang tidak digunakan. “Maka, kami mengolahnya menjadi clay atau malam berwarna kuning dan hijau,” ujar Febri

Clay digunakan bersama papan putar lapis tiga  berbentuk lingkaran menyerupai jam dinding. Ketika jarum jam diputar dan menunjuk ke salah satu aksara Jawa, siswa diminta membentuk clay sesuai aksara tersebut lalu ditempelkan di media itu. Dengan metode tersebut siswa dapat mengingat  aksara Jawa yang dibentuknya tadi. Setelah menggunakan metode tersebut, kemampuan menulis aksara Jawa para siswa dapat meningkat. (*/vie/sct/lis)