Toko Oleh-Oleh Haji Dan Umrah Diserbu Pembeli

1128
PESANAN MENINGKAT : Seorang penjaga toko oleh-oleh haji dan umrah sedang menata barang dagangannya. (HUMAIDA FATWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PESANAN MENINGKAT : Seorang penjaga toko oleh-oleh haji dan umrah sedang menata barang dagangannya. (HUMAIDA FATWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Musim haji 2018 membawa keuntungan bagi sejumlah pedagang oleh-oleh haji dan umrah. Pembelian oleh-oleh seperti sajadah, tasbih, pacar, hingga makanan khas Arab kurma, kismis, kacang arab, air zamzam dan lain-lain, mulai meningkat dibandingkan hari biasa.

Hariyanti, karyawan toko oleh-oleh haji dan umrah di kawasan Jalan Kauman No 8 area Masjid Agung Kauman Johar mengatakan, pembeli tak hanya berasal dari Semarang. Tapi juga datang dari Demak, Magelang, Solo, Pekalongan dan kota-kota lain di Jateng. “Biasanya untuk oleh-oleh haji dan umrah sendiri meningkat sejak musim umrah sebelum puasa Ramadan, terus berlanjut hingga musim haji seperti saat ini akan semakin banyak pemesan,” tutur Hariyanti.

Hingga saat ini, kata Hariyanti, kurma, kismis, kacang arab merupakan oleh-oleh haji yang paling banyak diminati oleh pembeli. Sedangkan untuk souvenir haji, yang paling banyak diburu adalah sajadah, kopiah, dan tasbih. Tokonya bisa menjual hingga lebih dari 100 kodi. Perlengkapan haji seperti baju ihram, gamis hingga perlengkapan mandi juga banyak dicari calon jamaah haji. “Penambahan kuota haji juga berdampak pada pesanan. Kalau kuotanya meningkat biasanya pemesan juga meningkat,” imbuh Hariyati.

Estita, salah satu penjual oleh-oleh haji di kawasan Jalan Pandanaran juga merasakan kenaikan permintaan. “Biasanya untuk kurma hanya satu ton per bulan, kalau musim haji seperti saat ini bisa sampai lima ton. Kalau untuk souvenir seperti sajadah bisa sampai seratus kodi,” ujar Estita. (mg7/mg9/ton)