RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah siap menggarap daerah pinggiran. Selain dinilai masih banyak peluang, juga sebagai dukungan dalam menyukseskan program Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDeKa) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Ketua APJII Jateng, Priyo Suyono mengatakan, sistem tersebut akan diimplementasikan pada 7.000 desa di Jawa Tengah. Pihaknya akan berupaya turut serta untuk membantu terhubungnya 7.000 desa tersebut ke sistem. “Daerah pinggiran jadi perhatian APJII pusat, kami juga akan turut serta, terlebih dengan adanya pencanangan SIDeKa,” ujarnya.

Namun demikian, masih ada beberapa tantangan dalam menggarap daerah-daerah tersebut. Di antaranya masalah geografis serta investasi yang cukup besar. “Tantangan pertama masih banyak desa yang lokasinya di pelosok, bahkan Semarang saja masih ada yang belum ter-cover,” ujarnya.

Selain itu, dibutuhkan juga investasi yang besar untuk membangun infrastruktur. Padahal, penggunaan di pedesaan belum sepesat pasar di daerah-daerah perkotaan, meskipun potensinya cukup besar. “Tidak seperti di perkotaan yang masyarakatnya sudah banyak menggunakan internet, di pedesaan belum semua,”ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mulai melakukan edukasi terkait penggunaan internet. Manfaat maupun bahayanya. “Jadi masyarakat bisa lebih mengerti manfaatnya dan memanfaatkan untuk hal positif,” ujarnya. (dna/ton)