PDAM Kesulitan Berikan Pasokan Air

159

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Memasuki musim kemarau PDAM Kabupaten Semarang mulai kesulitan dalam melayani pasokan air kepada pelanggan. Kepala Bagian (Kabag) Tehnik PDAM Kabupaten Semarang, Sangidun mengungkapkan saat ini pengaturan pola pengaliran air sistem dua-satu kepelanggan sudah dilakukan.

Dikatakannya, adapun wilayah yang sudah terkena dampak pengaturan pola pengaliran tersebut adalah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur. “Dua-satu merupakan  sistem pengaliran yang sebelumnya setiap hari satu kali kini dua hari satu kali baru kita alirkan,” ujar Sangidun, Senin (6/8).

Pengaturan pola aliran pelanggan tersebut, lanjutnya, dikarenakan debit dari sumber mata air yang selama ini dikelola oleh PDAM Kabupaten Semarang semakin menurun. “Ini sudah memasuki masa musim kemarau kita sudah secara teknis sudah merasakan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air di pelanggan,” katanya.

Selain itu kesulitan dalam mengalirkan air ke pelanggan juga dikarenakan faktor penggunaan. Dimana, lanjutnya, banyak pelanggan yang menggunakan air PDAM Kabupaten Semarang untuk kebutuhan lain selain konsumsi.“Seperti menyiram tanaman, itulah yang bisa jadi menyebabkan mempengaruhi kualitas pelayanan ke pelanggan menjadi tidak lancar,” katanya.

Dikatakannya, selain Kelurahan Susukan, beberapa wilayah lain juga akan menyusul pola pengaliran dengan waktu tertentu. Dikatakan Sangidun, wilayah lain yang akan digunakan pola pengaliran dua hari sekali yaitu Kelurahan Gedhangan. “Di kelurahan susukan kita sudah melakukan aliran 2 hari sekali,” ujarnya.

Hal itu tidak menutp kemungkinan juga akan dilakukan diwilayah lain yang masuk dalam cakupan PDAM Kabupaten Semarang. Dijelaskannya, penurunan debit dari sumber mata air yang dikelola PDAM Kabupaten Semarang saat ini sudah mencapai 10 persen.

Penurunan tersebut berbanding terbalik apabila dikorelasikan dengan jumlah pelanggan yang tiap tahun terus meningkat. Data PDAM Kabupaten Semarang jumlah penaggannya saat ini mencapai 46.274 yang tersebar di 17 kecamatan. “Setiap tahun selalu naik (pelanggan), namun tidak diimbangi dengan pasokan air,” ujarnya.

Dikatakannya, rencana jangka panjang yang akan dilakukan PDAM Kabupaten Semarang yaitu menambah sumur bor. Lokasi sumur bor tersebut hingga kini masih dalam kajian.  Namun Sangidun menjelaskan jika pembuatan sumur bor nantinya masih di wilayah Ungaran Kota. “Tahun ini menambah kapasitas rencana sumur bor tempat masih dikaji kelihatannya di daerah ungaran. Untuk mengimbangi jumlah pelanggan yang meningkat,” katanya.

Adapun pasokan air PDAM Kabupaten Semarang sampai saat ini masih mengandalkan dari beberapa titik sumber mata air. Dikatakanya, adapun beberapa titik sumber mata air tersebut yaitu mata air pompa di Siwarak Kecamatan Ungaran Barat, mata air di Ngablak Kecamatan Ungaran Barat, mata air di Gogik Kecamatan Ungaran Barat.

“Juga mata air di Legowo Kecamatan Bandungan, mata air Kalidoh di Kecamatan Ambarawa, Tegalrejo Ambarawa, mata air di Jeporo Kecamatan Banyubiru, mata air pompa di Ngembat Kecamatan Jambu. (ewb/bas)